Thursday, March 28, 2019

Cara Melihat Jahitan Kaos Polos Untuk Memeriksa Kualitasnya



Aku tuh, sehari-hari selalu pakai kemeja buat kerja, tapi kalo udah sampe rumah dan waktu pergi keluar rumah selain kerja, paling seneng pake kaos polos. Simple, santai dan comfy aja gitu keliatannya, maklum aku kan orangnya sederhana, #pft... 

Aku kasih tau nih sebelumnya, bagi kalian yang juga doyan pake kaos polos harus banget tau kualitas jahitan kaos yang dipakai. Kalo beli kaos yang satu piece limaratusrebu-sejuta mah aku gak akan cek jahitan, tapi cek isi dompet. Nah sebagai kaum menengah kaya aku gini, aku sering belanja kaos dengan harga-harga miring, lebih sering juga beli kaos diskonan.

Tapi, walaupun beli barang harga murah atau diskonan pasti gak mau dong kualitasnya abal-abal. Apalagi kalo kamu berniat untuk memulai bisnis dalam bidang pembuatan kaos, harus, musti, wajib tau jahitan yang bagus pada kaos polos itu garus kaya gimana.

Aku kasih tips nih, cara melihat jahitan kaos polos untuk memeriksa kualitasnya bagus atau nggak. Tongkrongin terus yaaaa....

First thing first, jahitan adalah salah satu elemen utama kaos polos. Bahan yang bagus gak akan menjadi awet kalo jahitannya jelek atau tidak kuat. Karena kaos adalah jenis pakaian yang biasanya cukup sering dikenakan, maka dari itu kaos perlu memiliki jahitan yang solid dan tidak mudah lepas. Jangan kaya kamu sama mantan, gak solid dan mudah putus. #Eh...

Sebagai pengusaha kaos polos, hal ini sangat krusial untuk memahami kualitas kaos yang dijual.

Tingkat kualitas jahitan yang tinggi harus dicermati dengan baik dan seksama. Walaupun produsen membuatnya dengan mesin, tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan dalam proses pembuatan yang membuat jahitan kaos memiliki kekurangan. 

Maka dari itu, di sini aku rangkum beberapa kriteria jahitan kaos polos yang berkualitas agar kaos tetap tahan lama di berbagai kondisi dan situasi.

1.   Kerapian jahitan


Satu hal yang paling penting tentunya adalah kerapian jahitan. Elemen ini dapat dengan mudah dan cepat dicek. Pastikan jahitan kaos rapi dan tidak terputus. Lihat juga keberadaan benang yang menyembul terlepas. Bila hal ini terdapat pada kaos, baiknya pilih kaos yang lain, karena ada kemungkinan benangnya terulur dengan cepat dan melepaskan beberapa titik jahitan.

Kerapian juga bisa dilihat dari tingkat kerapatan jahitannya. Jahitan yang rapat akan memiliki jarak sama di setiap sisinya, membuatnya konstan dan stabil. Selain itu coba juga tarik kaos sedikit-sedikit. Sedikit aja loh, jangan terlalu heboh, robek malah masalah. #huft....

Naah, jenis jahitan yang bagus adalah yang tidak meregang dengan berlebihan saat kamu menarik kaosnya. Dengan kata lain jahitannya terasa lentur.

2.   Jenis rajutan


Kaos polos yang bagus juga akan memiliki rajutan yang stabil. Ada beberapa jenis rajutan untuk kaos misalnya single knit, yarn dye, dan drop needle. Jenis single knit dan yarn dye gak bisa dipakai dengan cara bolak-balik. Namun gak sama halnya dengan drop needle. Tekstur rajutan yang rapi juga ikut berperan pada peningkatan kualitas kaos bila dikombinasi dengan jahitan yang tepat.

3.   Penggunaan benang


Ingat juga bahwa produksi kaos polos menggunakan beberapa jenis benang berbeda sesuai kebutuhan. Kaos yang berkualitas hanya akan menggunakan satu jenis benang untuk seluruh titik jahitan. Jangan sampai kaos yang kamu beli memiliki jahitan dengan benang tebal di satu titik dan benang tipis di titik lainnya. Selain membuat tampilannya kurang bagus, benang yang terlalu tebal untuk suatu bahan kaos juga akan membuat permukaannya tampak berlubang.

4.   Sambungan yang akurat


Karena dibuat dengan menyatukan beberapa kain berpola, kaos polos harus disambung dengan jahitan. Misalnya di titik ketiak dan bahu. Pastikan sambungan jahitannya mempunyai tingkat presisi tinggi dan akurat. Kaos yang memiliki jahitan bagus akan tampak lurus dan tidak bergelombang di titik-titik jahitan. Lebar sambungannya juga akan semakin baik bila ukurannya semakin kecil.

5.   Kriteria pola jahitan


Lihat juga jenis jahitan yang dipakai pada bagian tertentu. Misalnya kaos polos yang awet akan menggunakan jahitan rantai pada sambungan bagian leher dan pundak. Di bagian leher, biasanya kaos bagus akan menggunakan jahitan rib dan disambung juga dengan jahitan bis. Masih di bagian yang sama, produsen juga umumnya akan menyematkan jahitan label bertulisan merek, ukuran kaos, dan keterangan produksi.

6.   Sesuai dengan jenis kaosnya


Banyaknya jenis pakaian juga memerlukan jahitan berbeda-beda. Kaos polos dan batik meski tampak tidak jauh berbeda, menggunakan pola jahit yang tidak sama. Biasanya kaos polos menggunakan tipe jahitan lockstitch yang cocok untuk bahan lebih tebal. Ada juga jahitan chainstitch dan blindstitch yang kadang juga diaplikasikan pada kaos sesuai kebutuhan.

Mempelajari dan mengenali kualitas jahitan adalah hal yang penting dalam bisnis kaos. Dengan begini kamau bisa menyesuaikan jahitan kaos sesuai dengan kebutuhan dan target usaha.

Semoga bermanfaat.

bhaaay!

Sukabumi, 28 Post jaga badan kerasa ringsek banget dah, gegoleran di kasur aja aaaah 2019

No comments:

Post a Comment

Mohon tidak menuliskan Link hidup & Spam. Hatur Nuhun
SPAM & LINK Will be deleted!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES