Friday, September 1, 2017

Bukan Hanya Anak, Wanita Yang Merencanakan Kehamilan Juga Harus Imunisasi MMR



Assalamu'alaikum.

Rangkaian imunisasi yang secara gratis dilakukan disetiap sekolah di pulau Jawa kini sudah selesai. Aku gak mau kalah dong, seminggu yang lalu aku pun resmi sudah diimunisasi MR.

Loh, bukannya imunisasi MR cuman buat anak 9 bulan hingga 15 tahun aja ya? Kok aku ikut-ikutan imunisasi.

Program pemerintah untuk saat ini memang hanya menyediakan imunisasi MR gratis untuk anak usia diatas (9 bulan- 15 tahun), tapi sebenarnya imunisasi MR ini penting untuk wanita yang sedang merencanakan kehamilan atau yang mau menikah dan tentunya nanti akan merencanakan kehamilan. Kaya aku gini, udah disuntik MR. Emang sih, masih harus bayar pake uang pribadi karena belum ada program gratis dari pemerintah. Tapi, tau sendiri kan betapa bahayanya virus Rubella ini jika menyerang ibu hamil? Aku rasa sih, benefit outweigh risk, manfaat nyata dari vaksinasi jauh melebihi risikonya.

Wanita hamil yang terinfeksi Rubella atau biasa disebut campak jerman dapat mengakibatkan kecacatan/gangguan kesehatan bawaan sejak lahir pada anak yang dikandungnya, mulai dari pengapuran otak, tuli sensorineural, katarak, jantung bocor, keterlambatan tumbuh kembang (dapat berupa global developmental delay atau cerebral palsy) semuanya dibungkus menjadi Congenital Rubella Syndrome, bahkan hingga kematian janin. Semua dampak ini tergantung pada waktu ibu hamil terinfeksi Rubella. Udah gak mau ngeyel lagi dan menolak untuk imunisasi MR yah? Udah tau lah kenapa vaksin ini penting untuk dilakukan.

Kalo mau tau lebih lanjut tentang pentingnya imunisasi MR pada anak bisa baca semua penjelasan mami ubi

Baca Juga: Pesan Dari Ibu Yang Kena Rubella Saat Hamil

Oiya, satu hal yang harus digaris bawahi dan diingat. Aku bilang imunisasi ini untuk wanita yang merencanakan kehamilan, dan JANGAN diberikan untuk wanita yang SEDANG HAMIL. Karena imunisasi Measles Mumps dan Rubella ini kontraindikasi untuk wanita hamil. Udah telat deh kalo mau imunisasi tapi udah jebol, alias udah berbadan dua duluan. Namanya juga pencegahan, dilakukan saat sebelum kehamilan ya pemirsa. Inget-inget loh! 

Vaksin Rubella di Indonesia berupa vaksin kombinasi MMR. Vaksin MMR (Mumps Measles Rubella) adalah campuran tiga jenis virus yang dilemahkan, untuk melawan campak (measles), gondongan (mumps) dan Rubella (campak jerman)


Nah, terus berapa lama waktu yang dibutuhkan dari waktu vaksinasi hingga hamil?

Kalo sudah mendapatkan vaksin MMR, setelah vaksin, diharuskan menunggu minimal 4 minggu untuk program hamil. Berarti dalam 4 minggu ini aku udah bisa hamil dong? Ya belom bisa lah, wong belum ada yang halalin. hiks hiks...

Purwokerto,
01 September Ini postingan ter-apalah banget 2017

By the way, Happy Eid Adha dari anak rantau yang habis telponan berjam-jam sama emaknya sambil digodain makan opor kupat dan rendang di rumah, karena anaknya disini hanya bisa menikmati mie rebus, teganya kau mamah! hahaha...

2 comments:

  1. Eh ibu2 boleh vaksin? Alhamdulillah anakku sudah vaksin hari ini :)

    ReplyDelete
  2. Kalo mau merencanakan kehamilan lagi boleh banget vaksin mbak, asal jangan pas lagi hamil.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...