Tuesday, August 20, 2013

My Favorite Fiksimini

Gambar diambil dari sini 
Akhir-akhir ini di liburan semester saya jadi agak rajin baca RT fiksimini, nah ini tweets yang paling saya sukain dari satu bulan kebelakang. Juli-Agustus. Hak cipta belongs to the tweeps di bawah ini yaaa...

: BIDADARI BERKERUMUN - "Ya Tuhan, mereka tahu ada 'made in Indonesia' di leherku!" Ujarku panik.

: KETAHUAN. Pencuri itu pucat pasi saat tuan rumah bercermin.

: "Bawa pulang ayah" kata adik tiap meniup ujung pesawat kertas, lalu menerbangkannya.

: SEJAK MEMAKAI PERONA PIPI, tidak ada yang menyadari kalau aku sudah mati.

: "Ajeng, coba sebutkan negara-negara di dunia." | "Indonesia dan bukan Indonesia, Bu."

: KERAGUAN PERTAMA DI DUNIA - Apakah kita akan bahagia, Hawa?

: PERJALANAN PANJANG - Sahur di Jakarta, dzuhur di Tegal, magrib di Karanganyar, tepat di sebelah makam bapak.

: BUKBER "Tapi, Mas.. Itu makanannya di meja." kata Ani sambil memasang lagi kancing bajunya.

: MAAF YA. Kata sang mempelai wanita ketika kami bersalaman. Aku memandang mempelai pria lirih.

: LEBARAN PERTAMA ~ Tak lupa, ia meminta maaf juga pada Tuhannya yang terdahulu.

: OLEH-OLEH DARI MALAYSIA - Suamiku di kampung pasti senang, anak kami bertambah tiga.

: PEMUDIK DENGAN MOTOR. Disediakan ganti pantat gratis di posko peristirahatan.

: MUDIK DARI KOREA - Tiba di Purwokerto, Julaiha mengganti namanya jadi "Joo Lae Ha."

: TERMINAL - Bus terakhir jurusan masa lalu, aku bingung duduk di samping mantanku yang mana.

: BERPISAH DI TERMINAL BUS KOTA - Tangannya masih kugenggam. Hatinya tidak.

: PEMERIKSAAN PETUGAS PELABUHAN NUSA KAMBANGAN - "Cuma ini?" "Baru kepala, Pak, tubuhnya masih buron."

: PECAH BERARTI MEMBELI Aku terpaksa menikah dengannya. Padahal aku hanya menyenggolnya dan jarinya terlepas.

: SEPASANG CANGKIR. "Besok kita bertemu di meja ini lagi ya?" Cangkir cantiknya tak menjawab. Hanya memberi denting manja.

: MISTERIUS - Racun tak ditemukan. Wanita pemilik kedai itu menikmati wajah bingung para penyidik. Sesekali ia mendesis.

: MELARIKAN DIRI Aku keluar dari lubang kunci.

: KENCAN MALAM MINGGU Topiknya sama. Pasangannya yang berbeda.

: VITAMIN A. Kebanyakan makan wortel, kini mataku ada tiga.

: "PEPAYA, MANGGA, PISANG, JAMBU.. " Ayah bernyanyi sambil lompat dari pohon ke pohon.

: APEL MALANG ~ Pantas laris. Yang dijual kisah sedihnya.

: SUARA TANGIS BAYI DARI RUMAH SEORANG PENYAIR - Kabarnya, puisinya telah lahir.

: CERMIN KAMAR MANDI. Karena sedikit buram, kuusap dengan telapakku. Aku kaget, wajahku di dalamnya memudar.

: Warna hijau di globe mulai banyak luntur. Nafas kami kian sesak.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...