Saturday, May 14, 2016

Yeay! Akhirnya Wisuda


Assalamualaikum.

Perjalanan panjang masa pre-klinik akhirnya menemui titik akhir. Selasa, 8 Maret 2016 lalu akhirnya aku resmi diwisuda. Kurang lebih 3.5 tahun, manis pahitnya bangku kuliahan aku cicipi secara perlahan, ikhlas tak ikhlas inilah yang harus aku jalani. Memang bukan sarjana kedokteran yang aku impikan, tapi siapa sangka gadis SMA yang bercita-cita jadi arsitektur hebat ini menikmati setiap tangis dan tawa di bangku pendidikan dokter, dan akhirnya bersyukur kepada Allah karena sudah ditempatkan di posisi sekarang.

Siapa sangka juga, seorang revi yang sok setrong padahal aslinya sangatlah penakut malah harus berhadapan dengan cadaver-cadaver (mayat yang diawetkan untuk proses pembelajaran anatomi). Aku pun tak menyangka bisa melewati fase pre-klinik dengan perjalanan yang memang tidak mudah, karena sejak awal tak ada sama sekali passionku di bidang kedokteran, dan aku sendiri gak pede bisa menyelesaikan bangku sarjana, takut banget megecewakan mama papa, karena menjadi seorang dokter, tepatnya adalah impian mereka. 


Sungguh, perjalanan pre-klinik tidaklah dengan sekejap mata terlewati. Dengan sistem pembelajaran blok yang mengharuskan aku terus belajar tanpa henti, cukup mengagetkanku. Maklum, saat SMA aku bukanlah termasuk anak-anak yang notabene rajin belajar, dan peserta olimpiade. Kalo peserta bikin rusuh mah, aku jagonya. Belum lagi ujian yang bertubi-tubi datang hampir di setiap minggu. Weekend? boro-boro main, mampuslah kalo weekend main, terus seninnya ada ujian blok. Etapi gak seserem itu juga kok di kedokteran, banyak celah-celah untuk kita melancong main kemana-mana, asal cerdas manajemen waktunya aja. Nih, buktinya aku masih bisa main dan blogging kan? Untungnya proses pengajuan skripsiku tidak terlalu tersandung dengan masalah yang banyak, masalah teteup ada sih, tapi not that I can't handle, still got it under control. 

Yang jadi perhatianku saat ini adalah masa klinik. Oiya, FYI kalo di kedokteran gak bisa setelah wisuda langsung cari duit sambil leyeh leyeh nikmatin gaji dari pekerjaan baru. Kalo bagi kita, setelah wisuda, masa klinik sudah menunggu di depan mata. Ini dia, lebih serem dari pre-klinik, lebih hectic dari pre-klinik, lebih menguras fisik dan MENTAL daripada pre-klinik. Kaya aku sekarang ini, dag-dig-dug masuk dunia per-koasan. Doakan saja yah pemirsah, puwwwliiiiis doakan.

Buat aku sendiri sih, yah, at least satu tahapan sudah terlewati. Aku yakin bakalan banyak tahapan-tahapan menyeramkan di depan sana, jalani dengan performa yang terbaik dan jangan lupa berdoa sama Allah SWT. Udah deh, selesai, gak usah musing-musingin idup yang udah pusing.

When you can't pursuit your own dream, maybe you can achieve someone else dream, and make them happy.
Toga ini, buat kalian mama, papa, nemok, adek.


Sukabumi, 15 Mei masak aer biar mateng, kompornya belum dinyalain. Ya gak mateng-mateng atuh *pinter* 2016

4 comments:

  1. Ah sama banget dg sulungku yg terobsesi masuk arsitek. Seluruh lukisannya berupa gedung2. Aku penginnya dia masuk KU seperti dirimu heheheee. Selamat ya, senang berkenalan dg gadis hebat sepertimu :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuaaah di komen sama mak lusi aja aku udah seneng, wkwkwk.... hehehe tapi kalo dijalani, insyaAllah bisa bisa aja mak, semoga apapun itu yang terbaik aja yaaa. Salam kenal jugaaa mak yang gak kalah hebaaaat ^^

      Delete
  2. Selamat yaa ade Revi Pratiwi.. Kamu sudah menjadi dokter muda sekarang.. Tinggal selangkah lagi untuk menggapai cita2mu.. Semangat...Kamu pasti bisa #senangnya melihat Dokter2 muda, jadi teringat masa lampau.. ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih banyak dok, Aamiin. Masa-masa penuh kenangan ya dok? hehehe makasih lagi loh sudah mampir ^^

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...