Wednesday, January 1, 2014

Hal Paling Bermakna di Tahun 2013 versi Pratiwi


Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatu.

Memasuki tahun 2014 saya tak merayakan apapun. Karena perpindahan tahun Masehi ini memang bukan suatu hal yang harus dirayakan atau pun diperingati. Tapi, boleh kan event ini dijadikan tolak ukur untuk melakukan evaluasi diri. Khususnya evaluasi di tahun 2013. Kali ini saya ingin berbagi tentang hal-hal yang menurut saya paling bermakna di tahun 2013. Hal-hal ini juga merupakan list dari target yang ingin saya capai di tahun 2013. Dan kenyataannya hanya beberapa saja yang bisa saya lakukan, hingga harapan menjadi jauh dari target, banyak harapan-harapan saya yang belum terwujud di tahun kemarin. Tapi, tetap bersyukur karena Allah masih memberikan saya waktu untuk terus berhijrah menjadi lebih baik. FYI, suatu harapan atau targetan itu saya sarankan untuk ditulis agar ketika pergantian tahun kita bisa evaluasi mana saja target yang tercapai dan mana yang tidak. Jangan seperti saya, yang ketika tahun 2012 tidak membuat suatu list target untuk dicapai di tahun 2013. Jadi, hasilnya kaya gini deh. Amburadul!
Oke, let’s chek it out! Inilah beberapa ha-hal yang bermakna bagi hidup saya di tahun 2013.

Bakti Sosial di tempat Anak Jalanan
Ini termasuk salah satu list dari 100 wishlist dalam hidup saya loh. Alhamdulillah akhirnya bisa tercapai juga baksos bareng anak jalanan. Mulai dari persiapan yang saya lakukan bersama sahabat yang saya sayangi Dewi, saya bersemangat mencari hadiah snack untuk dibagikan di hari baksos. Tepatnya tanggal 14 Desember, bakti sosial yang dilaksanakan oleh HMMK (Himpunan Mahasiswa Kedokteran) lebih tepatnya lagi bidang AMT ini dilaksanakan. Ketika tiba di lokasi, ternyata kami salah dugaan. Perkiraan kami sebelumnya mereka berusia 8-14 tahun. Namun kenyataannya mereka kurang lebih berusia sekitar 5-10 tahun, sehingga ada beberapa materi penyuluhan yang mendadak di ganti untuk menyesuaikan. Sungguh miris, ketika disana saya mengetahui bahwa ada diantara mereka (bocah-bocah bau kencur) yang sudah mengecap minuman keras dan sudah menjadi pecandu rokok. Ya Allah, padahal mereka baru berusia 7 tahun, sedih sekali melihat generasi penerus bangsa yang terpaksa harus bersikap demikian karena kondisi yang memaksanya. Kini, saya menjadi semakin semangat mengejar mimpi saya untuk memiliki sebuah asrama atau sekolah khusus untuk anak jalanan, agar mereka dapat hidup dengan layak dan dapat menimba ilmu.

Hal lain yang membuat saya bersemangat di hari itu adalah antusiasme dari anak-anak itu sendiri, mereka sangat aktif. Bahkan hiperaktif, hingga kami kewalahan mengurusi dan merangkul mereka. Tiba-tiba pekerjaan menjadi seorang ibu dirasa sangat berat ketika berhadapan dengan mereka. Bahagia, haru, tawa sekaligus sedih bercampur dikala itu. Bahagia melihat mereka tertawa, tapi sedih ketika mengingat setelah mereka menginjakan kaki keluar mereka akan memasuki kehidupan mereka kembali.

Ketemu Felix Siauw
Ini dia satu hal yang membuat saya terus semangaaaat, bukan beliau yang membuat hal tersebut. Tapi isi dari tausyiah beliau yang selalu menggugah hati. Sudah sejak dahulu mendengarkan tausyiah berliau di youtube dan Inspirasi Iman di TVRI, akhirnya saya bisa mendengar tausyiahnya secara langsung.

Liburan di pantai Sawarna


Yohooo, akhirnya  tercapai juga setelah sekian lama pengen banget liburan ke Pantai Sawarna. Dengan perjalanan yang lumayan panjang dengan mengarungi jalan yang sangat melelahkan diiringi teriknya matahari pukul 1 siang, saya tibaaaaaaaaa.....
Sambutan pasir putih serta semilir angin yang menenangkan membuat saya semakin mengagumi indahnya ciptaan Yang Maha Kuasa. Di tempat terpencil ini, bisa ditemukan salah satu keindahan alam yang nyata, bak mencicipi indahnya syurga yang berjuta kali lebih indah.
Tapi, ada sedihnya. Liburan kali ini, ibu gak ikut. Masalahnya, medan untuk mencapai pantai cukup jauh, jadi ayah tak mengijinkan ibu untuk ikut.

Kunjungi masjid Al-Irsyad Parahyangan Bandung
Ini dia masjid yang termasuk masjid terunik di dunia. Tenang, lokasinya masih di Indonesia kok. Tepatnya di Bandung. Masjid yang acap kali dibincangkan di televisi ini Alhamdulillah akhirnya bisa saya kunjungi bersama ayah, ibu dan adik saya walaupun tidak sempat merasakan shalat disana karena saya sedang mendapat halangan.

Dapat Beasiswa
Alhamdulillah, Segala Puji Hanya Untuk Allah. Dialah yang Maha Suci, Dialah Sang penentu Rezeki makhluknya.  Tak ada penjelasan apapun untuk beasiswa yang saya dapat ini selain segala puji hanya bagi Allah. Dialah yang berkehendak.

Berhenti beli merchandise 1D
Akhirnya setelah tertanam azam dalam diri untuk berhenti, dalam setahun kemarin saya menyanggupinya dengan tidak membeli satupun merchandise. Sekedar tips, siapapun bisa berhenti dari kebiasaan buruk. Asal, niat, azzam telah tertanam kuat dalam hati.

Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah. Itu yang dapat saya simpulkan
Semoga di tahun 2014 ini saya dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan bermanfaatnya keberadaan saya di sekitar orang sekitar.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...