Friday, July 5, 2013

Dua Dunia

Usai semua gelak tawa, dan kebahagian kuakhiri dengan derap langkah menuju suatu ruang kosong. Mencari seluruh puing-puing kebahagiaan yang tak dapat kutemukan disini. Kupisahkan semua dunia tawaku dan kuhadapi dunia keheningan ini. Keduanya memang sangat amat berbeda, disini tercurah semua kedengkian dan kemunafikan cinta yang selalu membutakan asa, di ruangan ini memang aku hidup, tapi cinta, ketenangan dan bahagiaku tak muncul datang. 


Tawa yang kuberikan pun hanya untaian sebuah gerakan bibir untuk menutupi rasa sakit yang terus menderu. Karena untuk kesekian kalinya aku ditampar oleh dinginnya suatu kesalahan yang tak tahu dari mana asalnya. Mencoba mendapatkan jawaban atas sikap tersebut, namun tak kunjung kudapatkan jawaban yang pasti.
"Aku memang bukan orang baik, tapi aku berusaha menjadi baik."
Mungkin tak Kau condongkan hati mereka dan kasih mereka kepadaku. Aku menerima hal itu, karena itu kuasa yang hanya ada di tanganMu.

Rasanya lelah menghadapi dua dunia yang tak bisa kulepas salah satunya. Dalam detakan jam, semua suara seakan redup. Hanya denyut jantungku yang berdegup seirama dengan suara detakan detik jam dinding yang menghiasi seluruh rasa yang berkecamuk ini.

Mungkin malam ini akan kuhabiskan kesendirianku.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...