Saturday, December 28, 2013

Banguuuun!!! Banguuun!!!

Hoaaaam, sambil menutup mulut aku masih berada di ambang perpindahan dari bunga tidur ke dunia nyata, hipotesisku benar, terlalu banyak bermimpi dalam arti sesungguhnya itu kurang baik. Ini sudah kesekian kalinya aku tidur hari ini. Padahal besok senin dan selasa ada ujian. 1 lecture terbayar dengan 1 tidur pulas. fair kan? boro-boro fair!!!

Mau dibilang apa postinganku kali ini aku gak akan protes, dibilang curhat atau ngeluh bolehlah *whatever*. Yang jelas aku memang lagi kesal sama diriku, secara gak langsung akhir-akhir ini jadi kebo banget (udah dari dulu juga sih). Bukan masalah mensyukuri masih bisa dikaruniai tidur enak, tapi kalo tidur itu udah merambah ke mengganggu aktivitas, gimana jadinya? Mungkin ini juga yang selalu dirasain sama para mahasiswa, "Ketika Tidur Menjadi Sebuah Dosa" hehe, udah kaya judul FTV aje. Alay riaaa. Etapi, beneran deh tidur di dekat-dekat hari ujian itu bikin nyesek, lebih nyesek daripada ditinggalin atau dicuekin seseorang *cieeeee, tepuk dada*
CUKUP CURHATNYA!!!

Atau jangan-jangan ini gara-gara efek liburan yang udeh didepan mata, tapi begonya ujian yang udah jelas persis didepan mata nggak diindahkan. Oke cukup mumblingnya hari ini, back to lecture! (sambil melipat kasur, dan berusaha menghindar sejauh mungkin)
Ganbatte kudasai!!!

Monday, December 9, 2013

I Was Just Caught Up In the Moment

College year, is like the beginning of the end, but underneath it I am actually changing. With so many things changing, something was still the same. Once again I was blogging or whining about my whose, but there was something that I don't want to admit, and yet, desperate to share. It had nothing to do with forgetting my friend or them forgetting me. It was something forgotten one summer night. A momentary mistake that I had filed under denial, a secret that could change everything. The moment when you know that you shouldn't had to do it, but in fact you really did that mistake. It wasn't easy for me that hit a little closer to my personal life, but I was finally ready to dig deeper.

The truth is, I was the one debating a fear of life and death. And I was the one wondering if it should be my choice, cause I didn't know what I would choose. I was just caught up in a moment, and realize I made that mistake again.

Thursday, November 28, 2013

Dokter vs Masyarakat, Who Win?

Mungkin profesi ini sedang di uji oleh Tuhan. Atau ada juga yang bilang sekarang inilah era defensive medicine. Yah, apapun itu tetap membuat saya miris, kesal, marah, sedih gak karuan liat apa yang sedang terjadi di Republik Indonesia tercinta ini. 

Mulai dari artikel satu ke artikel yang lainnya yang terus saya baca ketika teman-teman saya share di facebook, acap kali membuat saya semakin sedih dan marah. Ini profesi yang sedang saya raih dan saya perjuangkan, ini profesi yang akhirnya saya pilih dengan mengesampingkan ego saya ketika saya memikirkan diri saya dapat berguna untuk orang lain dengan semaksimal mungkin, ini profesi yang akhirnya mengalahkan cita-cita saya yang sebenarnya untuk menjadi engineer. 

Kalo boleh hati nurani saya berteriak, saya ingin mundur. Ditambah dengan keadaan seperti sekarang ini, dokter dihujat habis-habisan, dicaci maki, di setarakan dengan mereka para koruptor, pembunuh dan teroris dengan menjebloskan dokter ke penjara sembari diperlakukan tidak layak. Sungguh, hati ini meringis kesakitan, melihat niat ikhlas guru-guru saya selaku dokter yang selalu menomor satukan pasien ketika mengajar, beribu kali mengingatkan kita bahwa pasien adalah prioritas utama (senyum, sapa, salam, sebut nama pasien kalau bisa dihafal) selalu terngiang-ngiang disetiap ujian OSCE. Mereka yang selalu mendahulukan pasien dibanding keluarga, sahabat, dan bahkan hubungannya dengan Tuhan karena telah terikat sumpah yang menuntut mereka untuk sepenuhnya menunaikan kewajiban terhadap pasien. Sungguh, benar-benar saya ingin mundur. 

Belum lagi, profesi ini harus berikatan dengan sumpah yang tak main-main. Dan kini, saya sudah menyerahkan diri saya untuk berjuang meraihnya dengan konsekuensi saya harus bersedia menyerahkan hidup saya untuk orang lain yang membutuhkan.

Dengan keadaan Indonesia seperti sekarang ini, membuat saya memikirkan sesuatu hal di masa mendatang. Jikalau keadaan masyarakat serta kebasan pers (yang terlalu bebas) di tanah air masih seperti sekarang ini hingga tiba waktu pengabdian saya untuk masyarakat...........saya takut.

Jujur, saya seperti pecundang yang ketakutan ...
Saya khawatir melakukan suatu tindakan, karena sepertinya semua tindakan itu bak buah simalakama
Saya khawatir tak mendapatkan orang-orang yang dapat menghargai niat saya untuk mengabdi
Saya khawatir masyarakat masih belum tahu perbedaan dokter dan Tuhan
Saya khawatir media masih bersikap semaunya tanpa memikirkan dampak luas dari segala pemberitaan yang umumnya selalu dibesar-besarkan
Saya khawatir kode etik pers masih belum diterapkan dengan benar
Saya khawatir kelak dokter masih dijadikan sebagai alat politik para penguasa
Saya khawatir aparat hukum dan masyarakat masih doyan mengkriminalisasi
Saya khawatir pemerintah tak sanggup mengayomi seluruh lapisan masyarakat dengan adil.

Ah, sudahlah saya hanya berniat menolong dimasa kelak. Karena mereka yang masih tinggal di pinggiran kota sana masih membutuhkan dokter dan saya yakin mereka faham tentang arti saling menghargai. 

Intinya saya menyadari, mungkin amarah masyarakat yang berakhir dengan segala cacian dan makian terhadap para dokter ini pasti memiliki suatu penyebab dibaliknya. Mungkin ada juga sebagian dokter yang kurang komunikatif, dan juga bersikap kurang baik (dibaca= arogan) tapi sungguh saya yakin 100% tidak semua dokter di Indonesia itu memiliki kompetensi yang buruk, tidak semua dokter bersikap arogan, bahkan banyak dokter yang memiliki hubungan bak keluarga sendiri dengan pasien-pasiennya. So please, jangan menjudge hanya dari sebagian dokter saja. Dokter dan masyarakat semuanya manusia, tempatnya salah dan dosa. Saat ini, tinggal introspeksi dan membenahi diri masing-masing. Cukuplah sudah segala perselisihan antara masyarakat dan dokter. Karena sejatinya dokter yang juga masyarakat yang bersusah payah sekolah untuk melayani masyarakat. Sudah sepantasnya saling bekerja sama. Saling menghormati, menghargai. 
Dan ini salam saya untuk Indonesia di tahun 2017.

"Selamat datang negara syurga, negara Indonesia"

Jadi, dokter vs masyarakat tak ada pemenang dan tak ada yang kalah. Karena mereka satu tim. #itiiih????

Sore Temaram , Pasca IDENT G1A0**014

Saturday, November 9, 2013

Kini Kau Punya Malaikat yang Baru

Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatu.

Semoga salamku tersebut bisa tersampaikan ke pulau sumatera sana. Rindu ini terus mengeruak, aku tahu hanya dengan handphone ataupun laptop yang kugunakan bisa menjadi obat rindu yang sedang ku derita ini. Tapi, semua sambungan hati sudah terputus. Mau kuhubungi kau beribu kali, tak akan merubah keadaan akan kesibukan dirimu yang serta merta masih sempat membuka facebook, dan bermain-main didalamnya.

Dulu kita selalu bercerita, dan membayangkan bagaimana jadinya bila kita terpisahkan jarak dan waktu. Aku tak pernah beranggapan bahwa kau dapat menemukan sesosok pengganti yang dengan 180 derajat merubahmu menjadi sosok yang sudah tak ku kenal lagi. Mungkin aku pernah salah, karena tak datang tepat waktu. Tapi sungguh, kedatangannku diwaktu November dahulu telah mengorbankan hal yang berharga hanya karena hati ini tak tenang mendengarmu kesakitan. Aku ingin kau selalu sehat, aku ingin kau jangan bandel, aku ingin kau memperhatikan kesehatanmu sebaik mungkin agar aku dapat tenang disini. Karena kenyataan bahwa kau sedang sakit itu teramat memberatkan untukku. Kumohon, jagalah kesehatanmu. Biar disini hanya bisa kuungkapkan semua rasa sayangku untukmu, karena sepertinya jika kuungkapkan kau bahkan tak lagi mau mendengarkan.

Pernah kau katakan, "Kelak, jika kau ingin menangis, menangislah kepadaku"
Tapi kini ketika ku mencarimu, kau tak kunjung tiba. Aku mungkin egois, atau mungkin sebenarnya tak tahu diri. Kaulah seorang yang sangat ku andalkan selama ini, dan kau satu-satunya seseorang yang teramat ku sayangi. Tapi sepertinya hanya aku yang merasakan itu, sehingga walau kugapaikan tanganku dalam permukaan ombak dan matamu tertuju pada tangan itu, kau enggan tuk meraihnya.

Kau tahu? saat kau sebutkan bahwa kau sudah memiliki malaikatmu yang baru? Rasanya semua kisah yang pernah kita lalui hilang dan sirna termakan zaman. Aku mungkin terlalu posesif, tapi kau yang membuatku begitu, kau yang telah membuatku percaya sepenuhnya, kau yang membuatku menjadi seorang yang tak bisa mandiri dan harus selalu bersandar padamu disaat ku menghadapi masalah. Dan kini, kau pergi...

Sungguh, aku rindu.

Tapi dibalik semua rasa rinduku ini, ada banyak doa dan pesan yang ingin kutuliskan untukmu. Aku ingin kau terus tumbuh menjadi pribadi yang selalu ceria, membawakan setiap benih kebahagiaan kepada tiap orang yang kau temui. Aku tahu sekali kau adalah sosok yang dirindukan banyak orang, termasuk diriku yang selalu rindu. Jagalah setiap semangatmu, tingkatkanlah semua kobaran semangatmu dalam menggapai semua mimpimu, mimpi untu hidupmu, mimpi untuk keluargamu, dan mimpi untuk kejayaan islam. Karena ku tahu kau begitu semangat memperjuangkan islam, hingga aku pun selalu termotivasi untuk selalu menyamakan irama semangat kita. Teruslah tumbuh menjadi sosok yang tegar menghadapi peliknya hidup, teruslah menggapai Ridho Allah. Dan kumohon, jangan sakit dan jangan bersedih. Karena kenyataan kau sakit dan bersedih selalu membuatku ingin segera datang dan memelukmu. Perlu kau ketahui, aku selalu sayang padamu, aku ingin selalu ada di belakangmu dan menangkapmu ketika kau terjatuh, dan perlu kau ketahui juga, rasa sayang ini tak pernah berkurang semenjak awal kita bertemu. Kau akan selalu menjadi malaikatku yang terus hadir disetiap doaku.

Sunday, November 3, 2013

6 Obat Anti Galau

"Hari gini masih ada yang ngerasa g-a-l-a-u? haduuh, sayang banget hidup cuman buat dipake galau."

Berbulan-bulan perjalanan saya mencari makna sebuah kehidupan, jujur saja, saya masih Oksigen Nitrogen alias(O2N), masih banyak hal buruk yang belum keluar dari diri pengemis yang hina dan kotor ini #lebay. Saya masih minim ilmu agama, masih harus banyak belajar.

Terkadang kalo teringat masa lalu saya yang kelam, bisa bikin bergidik. Saya pernah suka sebuah band gak karuan, habisin isi kantong yang pas-pasan buat beli merchandise. Padahal sebenernya saya sadar diri kok, kalo mereka belum tentu kenal sama saya, bahkan nggak menutup kemungkinan mereka jijik kalo liat saya, karena saya teriak teriak kaya pasien kabur dari rumah sakit jiwa ketika ketemu sama mereka. Intinya semua itu hanya menghasilkan kegalauan dunia yang meresahkan.

Sebelumnya juga saya pernah jadi orang yang sok tahu, ngerasa udah ngelakuin ibadah secara 'perfect' dengan modal ngamalin shalat lima waktu doang yang itu pun terkadang masih lalai waktu dan gak khusyuk. Kini saya baru sadar, ibadah yang saya rasa 'perfect' ini bernilai 0 (NOL BESAR). Saya nggak melihat orang yang beribadah dengan khusyuk diluar sana, dan beribadah penuh perjuangan. Bagai dibutakan, saya menjadi sosok yang sombong.
Kalo inget waktu sering do'a, saya pernah bilang gini:

"Ya Allah saya banyak dosa, ampuni saya."
Mungkin aja Allah ngejawab 
"Iya, emang lu banyak dosa, baru nyadar?"
(Jawaban Allah menurut versi saya) 

Malu banget Ya Allah, cuman dapet galau hati tiap hari. Oke deh, sekarang stop ngomongin makhluk pengemis hina gak tau diri ini. (sekali lagi #lebay)

Karena mukadimah diatas udah terlalu panjang dan kejauhan, kita langsung to the point aja, ini yang pengen saya share buat teman-teman. Ada 6 hal yang harus kita lakukan untuk menjalani hidup agar terhindar dari kegalauan dunia, kegalauan hati dan menjadikan hidup lebih baik kedepannya. Inilah ke-6 obat yang saya sebut di kolom judul postingan. Pertama itu ikhlaslah dalam beribadah,
"maksudnya ikhlas itu sih gimana yaaa?"

1. Ikhlaslah dalam beribadah
Kalimat ini terdengar klise juga sih, sebenernya. Tapi ini suatu keharusan juga loh.

Gambar diambil dari sini
Ikhlas beribadah artinya ibadah kita sama kadarnya, sama lamanya, sama khusyuknya disaat kita bersama orang lain ataupun lagi sendirian, disaat kita dipuji dan disaat kita dihina.

"Kenapa sih hari gini lu masih bahas tentang ikhlas?"
Karena sekarang ini banyak banget manusia yang saling caper terhadap manusia yang lain. Nih, contohnya deh orang yang pacaran. Saya definisikan orang-orang yang pacaran itu adalah pasangan orang yang caper, alias cari perhatian. Mereka terus aja cari perhatian satu sama lain. Jujur aja ya, gak ada manfaatnya sama sekali tuh kegiatan caper. Untung untung kalo orang yang kita caperin ngebales, nah kalo nggak? Sakit bro!!!

Gimana kalo sekarang kita ganti, caper sama Allah misalnya.
Kalo kita capernya sama Allah, banyak banget manfaat yang kita dapet. Nggak mungkin Allah nolak tingkah caper hambanya. Caperlah sama Allah, ingin selalu terlihat baik dihadapan Allah, ingin minta tolong sama Allah, gak mau sama yang lain, ingin terus cari waktu buat ketemuan sama Allah. Kayaknya itu lebih indah deh, iya nggak sob?

2. Cintailah apa yang harus kita cintai
Janganlah salah memilih cinta yang sejati, cinta sejati adalah cinta yang tertuju kepada:
  • Allah : Dzat yang terus memberi segala nikmat yang kita butuhkan tanpa kita pinta terlebih dahulu, walaupun terkadang bukan yang kita inginkan.
  • Rasulullah : Manusia yang paling sempurna yang selalu memikirkan kita umatnya. Kita lebih beliau khawatirkan dibandingkan istri, harta, sahabat maupun anaknya.
  • Al-Quran : berita gembira untuk umat muslim yang berfikir
  • 2 Malaikat yang bahkan bisa saja hingga sekarang terus mendoakan kita sepanjang waktu, dari mulai berojol jadi orok sampe kita segede gini tanpa kita minta.
(Kalo ada yang gak tau 2 malaikat itu siapa, mohon maaf anda harus menerima kenyataan bahwa anda Oksigen Nitrogen O2N)

Nah kalo masih ada diantara kalian yang masih memiliki cinta selain dari yang saya ketik diatas, lebih baik pikir lebih dalam lagi deh. Cinta yang kalian miliki itu punya jaminan kebahagiaan buat kehidupan di akhirat kelak nggak?

Contohnya nih, ada suatu contoh kisah. 
*Kisah dibawah ini merupakan kisah fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama dan tokoh dan tempat itu semua hanya sebuah kebetulan saja*

Nn ternyata punya seseorang yang dia cintai dan telah saling mengungkapkan perasaannya hingga terjalinlah suatu ikatan hubungan yang sebenernya belum halal. Si Tn misalnya nama orang yang dicintainya itu. Dalam rangka menolak pernyataan yang saya ungkapkan di poin-poin diatas, Nn bilang kaya gini.
"Saya tahu Allah sering memberi banyak hal tanpa kita meminta. Tapi Tn juga selalu ngasih apa yang Nn pengen kok! misalnya nih ya, Nn pengen martabak eh Tn beliin, Nn pengen bubur eh beliin juga, Nn minta dianter Tn juga langsung dateng buat nganterin Nn kemana aja."
Cuman ini yang bakalan saya bilang.
"Iya, memang dia pasti penuhin segala keinginan Nn, namun dalam kondisi yang dinamakan "JADIAN" coba deh kalo udah "P.U.T.U.S". Nn coba sms Tn pengen dibeliin martabak atau bubur lagi, mana mau dia beliin. Nah, beda sama Allah. Kita gak minta oksigen gratis, tetep dikasih, kita gak minta sehat tetep dikasih juga. Bahkan ketika kita buat salah dihadapan'Nya pun Allah nggak tega mengurangi nikmat yang Dia berikan. Kita masih aja terus dikasih kesempatan."
 Sekarang ngerti kan siapa yang lebih layak kita cintai?

Gambar diambil di sini
3. Kaitkanlah Allah dalam segala aktifitas yang kita lakukan.

Gambar diambil dari sini
Kaitkanlah Allah dalam segala aktifitas yang kita lakukan, mulai dari tidur, bangun tidur, masuk WC , mandi, keluar WC, pake baju, bercermin, ketika makan, selesai makan, dst. Saya pun masih belajar untuk mengamalkan hal ini, maka dari itu mari kita sama-sama belajar. Karena kita terkadang lupa dimana kita berdiri, lupa ditempat siapa kita berpijak.

Bumi ini milik Allah, jasad yang kita tempati milik Allah, kesemuanya milik Allah, sudah sepantasnya kita selalu mengaitkan segala aktifitas yang kita lakukan hanya kepada Allah khusus dan spesial hanya untuk Allah, bukan untuk pahala, bukan untuk masuk syurga, bukan karena takut masuk neraka.

4. Bikin kejutan kejutan buat Allah SWT

Allah pun selalu memberikan kejutan bagi kita semua disaat kita kepepet. Maka sering sering lah memberi kejutan buat Allah, besarkanlah Allah di setiap hati kita agar nanti Allah pun membesarkan kita di buminya. Contoh real dari membesarkan Allah dihati-hati kita adalah begini, apabila teman-teman melakukan ibadah standar atau ala kadarnya, kita ibadahnya super extraordinary.

Misal nih, kita liat teman kita shalat Duhur, kita tambah pake shalat rawatib, melihat teman kita shalat Dhuha 2 rakaat, shalat Dhuha kita tambah jadi 4 rakaat dst. Biar Allah tahu kita membesarkan Dia melebihi teman teman kita, biar Allah tahu kita cinta dengan-Nya melebihi apapun di dunia ini. Biar Allah tahu kalo kita ingin terlihat spesial dengan kejutan kejutan Ibadah yang selalu kita persembahkan kepadaNya.


5. Lupakan Kebiasaan dahulu yang tidak mengingatkan kita sama Allah
Gambar diambil dari sini
Lupakan kebiasaan  masa lalu yang sama sekali tidak mengingatkan kita dengan Allah SWT. Contohnya, kebiasaan kita mendengarkan lagu yang mengingatkan kita dengan mantan 'kekasih' kita dahulu, kalo udah denger lagu ***** misalnya. Teringat masa-masa "indah"  dahulu yang padahal dimata Allah itu adalah kenangan busuk. Jangan sampe deh, kita jadi teringat si 'dia' terus, pikiran kita jadi terpusat hanya untuk si 'dia' aja, rasanya jadi inget waktu jadian, waktu jalan bareng, waktu diboncengin pake motor sama si dia bareng. *brb, muntah dulu* (hueeekkk...) 

Coba mulai dari sekarang, setelah baca orat oretan saya yang masih sama-sama belajar ini sedikit-sedikit (inget ya sedikit-sedikit aja, berproses) teman-teman mengurangi kebiasaan dengerin musik musik yang gak mengingatkan kalian sama Allah. Mulailah dengan mendengarkan lagu-lagu yang mengingatkan kita dengan cinta yang sesungguhnya yaitu cinta dari sang Ilahi yang hakiki. Rasanya pasti sangat indah.

6. Jangan pernah merasa kalian orang baik
Ini poin yang paling penting jangan pernah merasa telah menjadi orang baik. Maksudnya, setiap manusia itu terlihat baik karena ada satu alasannya. Allah menutupi aibnya. TITIK.

Gambar diambil dari sini

Semoga Bermanfaat. Allahuakbar!!!

Tuesday, October 29, 2013

Teruntuk

Kamu tersenyum saat membaca tulisan-tulisanku, padahal, aku menulis karena melihat senyumanmu.

Sunday, October 27, 2013

Sabtu, 01 Oktober 1994

Sudah lebih 3 minggu sejak hari ulang tahunku yang ke 19, merasa sudah sangat tua sekali. Ini tahun terakhir masih bisa jadi teenager. Di tahun ini, aku gak posting apapun mengenai umurku gara-gara kuliah lagi riweuh-riweuhnya ujian, jadi gak sempet. Ini aja baru selesai blok endokrin dan metabolisme atau biasa kita sebut ENDMET yang berakhir dengan 2 minggu berturut-turut ujian karena harus remedial.
Hmmmm -_-... (Jangan disesali, ini kemauan ibumu nduuuk, insyaAllah berkah)

Hari ulang tahun kemarin ibu sama ayah gak ngasih hadiah apapun, katanya di pending dulu ya nak hadiahnya, mau beliin sesuatu buat adekmu. Sebenernya aku gak menuntut hadiah apapun kok, keberadaan kalian dirumah dengan keadaan sehat wal'afiat sudah menjadi kado terindah Tuhan untukku. Dihari itu ibu sms seperti ini:

" Sabtu itu jam sepuluh pagi, sembilan belas tahun yang lalu. Mamah sedang menyanyi bersama anak-anak di kelas, dan terhenti karena ada sesuatu yang dirasa mau keluar dari perut mamah. Yang selalu ditunggu-tunggu mamah dan papah selama ini. Kini, mamah urus sebesar kemampuan mamah, walau kadang yang diurus tidak puas, maafkan mamah. Kini kamu telah dewasa. Selamat Ulang Tahun, semoga tercapai cita-citamu nak, itu doa mamah dan papah. Kadonya nanti ya, ini mamah kirim pulsa dulu aja."Aku masih menangis sekarang ketika kuketik ulang sms ibu disini.

Ibu, sungguh aku bahagia dengan posisiku sekarang, aku merasa cukup, dan aku pun bahagia telah memilih jalan hidup seperti ini, kau tahu ini memang bukan cita-cita yang kuinginkan, ibu tahu bahwa aku ingin seperti adikmu, menjadi seorang arsitek. Sejak dulu setiap kita berkunjung ke kebun binatang Bandung, selalu tersirat impianku untuk menganyam pendidikan di gedung dekat kebun binatang tersebut. (apalagi kalau bukan itebe).
Tapi lewat ini aku utarakan, sungguh ini yang aku cita-citakan khusus untukmu, karena cita-citaku yang kupilih spesial untukmu ini selalu tersemat dalam do'a mu dengan indah. Aku ingin menjadi apa yang ibu inginkan, karena aku tahu Ridho Allah tersampaikan pada Ridho-mu.

Sebenarnya ingin aku sampaikan hal ini Ibu, banyak sekali saran darimu yang mendatangkan kebaikan dalam hidupku. Salah satunya ketika Ibu menyuruhku untuk daftar fk. Padahal ibu tahu, nilaiku ini bukan kriteria yang layak untuk masuk fk, tapi Allah memberikanku peluang untuk berjuang di jalan ini. Do'amu serta kebaikan Allah bersatu padu menjadikan hal yang kuanggap mustahil menjadi mungkin, dan banyak lagi beribu kemustahilan yang menjadi mungkin terjadi disini ibu. Sungguh do'amu serta Allah disisiku yang selalu ada disetiap aku merasa sedih dan bahagia menjadi satu-satunya obat dan pijakan langkahku di dunia.

Lewat sini, aku titipkan kangenku yang teramat dalam untukmu. Semoga ibu selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Teteh sayang ibu.

Sunday, October 13, 2013

Skin Prick Test (Tes Alergi)

Skin Prick Test
Gambar diambil disini
Bagi teman-teman yang ingin tahu tubuhnya alergi akan apa, bulan kemarin saya melakukan tes alergi di Rumah Sakit Kartika Sukabumi. Yaitu Skin Prick Test atau tes tusuk kulit yang merupakan salah satu macam tes alergi yang dilakukan pada kulit dengan cara ditusuk karena saya terkena sinusitis dan alergi itulah pencetusnya. Tes ini dilakukan untuk memeriksa alergi terhadap alergen yang dihirup dan makanan.

Salah satu contoh alergen hirup diantaranya yaitu tungau debu, serpihan kulit manusia, serpihan kulit ayam, serpihan kulit anjing, serpihan kulit kucing, serpihan kulit kuda, tepung sari rumput, tepung sari padi, tepung sari jagung, spora jamur dan kecoa.

Sedangkan yang termasuk alergen makanan diantaranya yaitu udang, kepiting, bandeng, kakap, kuning telur, wortel, tomat, kedele, kacang tanah, kacang mete, coklat, putih telur, kerang, nanas, kopi, susu sapi, teh, ayam negeri, tongkol dan yang terakhir itu cumi-cumi dan gandum.

Ingin tau gimana cara melakukan tes ini? Let's check it out!

Tes ini dilakukan dikulit lengan bawah, nah awalnya ditandai dulu titik-titik mana yang akan di tusukkan alergen. Selanjutnya alergen di uji dengan cara ditusukkan pada kulit yang sebelumnya sudah ditandai, bagi teman-teman yang takut akan jarum tenang saja, panjang jarumnya cuma 2 mm kok, jadi kulit kita nggak bakalan berdarah.

Waktu tes saya nggak sempat dokumentasi, lagipula itu kan aurat yaaa, hehe
Gambar diambil dari sini
Tinggal tunggu kurang lebih 15-30 menit, jika positif alergi terhadap alergen yang ditusukkan maka kulit yang ditusukkan akan timbul bentol, merah dan berasa gatal.

Nah, hasil dari tes alergi yang saya lakukan kemarin saya positif alergi terhadap debu (tungau) dan coklat.

Monday, October 7, 2013

Resep Fruit Tartlet

Saya suka banget sama fruit tarlet, ibu dirumah biasa bilang pai buah. Nah, kebetulan di daerah deket kampus ada tempat jajanan kue yang jual dengan harga yang murah meriah, tapi jangan salah. Rasanya uenake puooool! hehe
Oke deh, jadi gini, saya mau berbagi  resep buat Fruit Tartlet yang saya dapet dari buku di rumah ibu, dari tampilannya keliatan sulit padahal nggak loh sebenernya (etapi agak ribet juga sih). Oke, mari kita mulai dari bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Fruit tartlet ala Prancis dibawah ini.

Gambar diambil disini
Bahan kulit: 
220 gr tepung terigu
1/2  sdt garam
1/2 sdt vanilli
1 sendok air es
60 gr gula kastor
2 kuning telur
mentega yang didinginkan

Bahan untuk krim:
250 susu full cream
1 kuning telur
30 gr gula pasir
sedikit garam
20 gr tepung maizena
1 sdm mentega
1/2 sdt vanilli

Bahan olesan:
1/2 bks agar-agar putih
1 sdm gula pasir
1 gelas air
50 gr coklat batangan
(Untuk bagian dasar kulit pai)

Bahan isi:
Aneka buah segar sesuai selera, di potong potong kecil.
(saya biasanya prefer pakai anggur, stroberi, kiwi sama jeruk)


Gambar diambil dari sini

Cara membuatnya:
1. Buat kulit.
- Campurkan bahan untuk membuat kulit, diantaranya tepung terigu, garam, vanilli, air es, dan gula kastor.
- Buat lubang dan letakkan bahan yang tersisa seperti kuning telur serta mentega ditengahnya.
- Uleni dengan ujung jari hingga tercampur merata
- Bentuk bulat dan simpan dalam kulkas selama 30 menit dan tutup dengan plastik.
- Giling/ratakan adonan hingga setebal 1/2 cm, cetak berbentuk bulat seukuran dengan cetakan pie yg          tersedia
- Masukkan kedalam cetakan pie tersebut.
- Panggang dalam oven yang telah dipanaskan hingga 160 derajat celcius, panggang hingga berwarna kuning kecoklatan seperti gambar diatas, angkat dan dinginkan. 

2. Buat Krim
- Campur sebagian susu dengan maizena, lalu sisihkan.
- Didihkan susu yang sebagian lagi dengan gula, garam.
- Kecilkan api setelah medidih.
- Ambil 2 sendok makan dan campur dengan kuning telur, aduk rata.
- Masukkan larutan susu dan maizena kedalam larutan yang dididihkan, aduk rata.
- Masukkan juga campuran kuning telur dan susu.
- Masak dengan api kecil hingga mengental lalu tambahkan mentega. Aduk rata dan angkat.
- Setelah hangat, masukkan rum dan masukkan kedalam kulkas dengan ditutup plastik selama 2 jam.

3. Buat Olesan
   Campur agar,air, gula dan coklat. Masak dan sisihkan.

4. Finishing
- Ambil kulit pai dan olesi dengan bahan olesan.
- Isi dengan krim.
- Susun potongan buah di atasnya, lalu olesi dengan rebusan agar supaya terlihat mengkilat.

Dan Fruit Tarlet pun sudah dapat dihidangkan dan disantap bersama teman, keluarga serta orang-orang terdekat
Selamat Mencoba !!!

Wednesday, September 25, 2013

Eksibisionis di simpang jalan

Eksibisionis di Simpang Jalan

Gambar diambil dari sini 
Hari itu sama seperti hari-hari biasanya, saya melakukan rutinitas yang sama sekali gak ada perubahan berangkat ke kampus sambil jadi benalu temen, hehe... maksudnya saya nebengin motornya temen saya yang di kosan, Lulu namanya (maaf ya mbak, saya pinjem namanya. hehe), di kampus dengerin kuliah sampe ketiduran, yaps ketiduran-bangun lagi-ketiduran-bangun lagi, pokoknya kegiatannya itu-itu aja gak ada yang spesial, monoton banget. Tapi sepertinya di hari itu, saya mengawali hari dengan pertemuan yang tak terduga.

Pagi di Purwokerto cukup panas tidak seperti pagi di kota asal saya, pagi di Purwokerto seperti siang di kota saya. Ada 3 alternatif jalan menuju kampus dari kosan yang satu harus muter bunderan dulu, tapi tidak untuk dua jalan yang lain. Hingga setiap hari saya selalu melewati 2 jalan yang lain itu.

Ayo rev!"
Seperti biasa, kebiasaan buruk sejak dulu masih bertahan, helm selalu lupa dipakai.
"Iya mbak, bentar ambil helm dulu."

Pagi itu saya berangkat kesiangan, Mbak Lulu menancapkan gas nya kuat-kuat agar kami tak terlambat (maklum, ndak bisa titip absen). Sampai akhirnya di persimpangan jalan kami melihat seorang bapak memakai helm dengan disampingnya ada motor supra-x berplat huruf R. Saya tak mengira apa-apa, mungkin saja kan bapak tersebut menunggu seseorang misalnya menunggu anaknya berangkat sekolah. Sampai bapak tersebut menghadap ke kiri semak-semak sambil memegang entahlah sabuknya mungkin. Itu perkiraan saya.

"Eh mbak, tuh bapak-bapak BAK sembarang tempat." ujarku.
"Iya ih." Mbak Lulu hanya bergidik.
"Mbak padahal kita jangan lewat gang ini, lewat yang satu lagi aja."
"Ah, udah tanggung rev, bentar lagi dosen masuk."
Iya, juga sih. Lagipula kita kesiangan gara-gara ulahku juga yang lamban. hehe
Tapi tiba-tiba
Ketika kami sudah berada dalam radius kurang lebih 4 meter didepan bapak tersebut, dia bergeser ke tengah jalan dan menghalangi jalan motor kami. Sambil memperlihatkan sesuatu dibalik celananya, lalu dia memegangnya sembari asik memainkannya. Karena kami berdua memiliki kelemahan dalam pengelihatan, jadi kami mengacuhkannya. Tapi ketika kami berada dalam radius 2 meter tepat dihadapannya kami melihat benda apa yang sedang dimainkan oleh bapak tersebut. Dia memainkan alat vitalnya tepat di depan motor kami. Kami pun terkejut, jika motor ini lanjut bisa saja bapak itu terserempet walaupun sedikit, kecuali jika sekarang juga bapak tersebut menghindar. Saya tak melakukan pembicaraan apapun dengan Mbak Lulu, kami hanya terdiam ketakutan. Perasaan takut, marah, jijik, selebihnya takut, terus bertahan.
Hingga akhirnya bapak tersebut menyingkir kesebelah kiri
tapi masalahnya kini dia berada tepat dihadapan saya


Sambil berbicara tak jelas dan mendesah dengan mengelurkan kata-kata yang saya tak mengerti. Tapi saya tahu pasti dia mengeluarkan kata-kata seronok, rok saya hampir mengenai alat vitalnya. Perasaan saya sangat tak menentu disitu, jika dia melakukan sesuatu yang buruk pada saya tak akan ada yang mengetahui selain Mbak Lulu, toh simpangan ini lumayan sepi. Dan keberadaannya yang berada tepat didepan saya membuat saya ingin menangis. Karena bisa saja dia menarik saya dan melakukan hal paling buruk yang seumur hidup sangat saya takutkan. Saya hanya memalingkan wajah sambil menahan air mata seraya terus berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan. Alhamdulillah, bapak tersebut belum melakukan apapun sampai kami melewatinya dengan kecepatan yang lumayan. Setelah melewati bapak tersebut mulut kami baru mengeluarkan beberapa kata-kata.


"Astaghfirullah, apaan tuh tadi mbak?"
"Kamu liat vi?"
"Iya lah, wong itunya ada didepanku persis."
"Udah ah jangan diinget-inget, tadi orang gila. Punya masalah psikologi, dia bakal tambah seneng kalo kita ketakutan kaya tadi. Eh dia gak ngikutin kan rev? cek deh"
Saya pun menengok ke belakang dan syukur dia tak mengikuti.
"Nggak kok mbak, Ya Allah ada-ada aja yah pagi-pagi gini."

Dia seorang eksibisionis, dia mengidap gangguan psikologi yang mengalami dorongan untuk memamerkan bagian genitalnya kepada orang lain. Tujuannya untuk menakuti, mengejutkan atau bahkan karena ingin dikagumi. Itu memberikan kepuasan seksual bagi dirinya, ketika melihat seorang yang tak dikenalnya terkejut dan ketakutan. Harusnya tadi saya jangan terlihat takut dan kaget, karena itu membuatnya semakin menjadi-jadi. Tapi, apa boleh dikata saya kaget-sekaget kagetnya. Semoga tak ada orang yang dirugikan atas perilaku seorang eksibisionis tersebut.

Ini kisah saya bertemu seorang eksibisionis sewaktu saya berangkat ke kampus.

Friday, September 13, 2013

7 Hal Gila yang Pernah Dilakukan

Waktu liat iklan nutr*lon saya jadi terinspirasi mengenai hal-hal yang pernah saya lakukan di masa kecil. Menjadi seorang yang berani mengeksplorasi berbagai hal, menjadi penemu, mencoba hal-hal baru yang terkadang diluar batas kendali.
Oke, ini dia beberapa hal gila yang pernah saya lakukan ketika saya masih kecil bersama teman-teman saya :

1. Lempar orang gila pake batu

Gambar diambil dari sini
Saya pernah melempar batu sama orang gila dekat rumah. Sebenernya tuh orang gak gila juga sih, kadang otaknya jalan kok. Cuma kayaknya agak konslet dikit sambungan sinapsnya. Alhasil dari perlakuan saya tersebut, saya dikejar orang gila itu sambi dilemparin batu yang berukuran sedang sampe punggung saya dan leher belakang bonyok-bonyok kebiruan.

2. Nangkap anak ayam

Nangkap ayam memang hal biasa, tapi nangkap anak ayam yang baru aja berojol dari telur di tempat ibunya itu jangan pernah dicoba, kecuali oleh ahlinya. Karena benar-benar bahaya loh. Waktu kecil saya memang suka banget sama anak ayam, jadi walaupun sudah diingatkan berapa kali oleh ayah, saya tetap aja nekat. Akhirnya si induk marah dan saya dibintih (dibaca: diserang) oleh sang induk sampe tangan saya berdarah.

Gambar diambil dari sini
3. Loncat dinding setinggi 2.5 meter

Waktu dulu 2.5 meter itu serasa tinggi banget loh. Saya yang cuman kelas 1 SD dengan pede-nya loncatin tembok itu. Alhasil kepala saya benjol, tapi belum berhenti sampai disitu perjuangan saya. Saya cari meja seukuran 1 meter kurang, dan saya berhasil.
Yaps, berhasil nyangkut di atas pager itu, karena banyak kayu-kayu yang menempel di atas pagarnya. Baju tidur saya pada saat itu yang jadi korban karena robek menembus paha saya.

4. Mendorong teman hingga terluka 5 jahitan.

Ini kejadian yang paling nggak bisa saya lupain. Entah apa yang merasuki pikiran saya dikala itu, yang jelas teman saya harus dijahit 5 jahitan di dahi karena ulah saya. Seingat saya, saya tidak mendorong teman saya itu dengan kuat, hanya dorongan kecil saja. Sampai akhirnya dahinya tertusuk paku berkarat tempat dia tersungkur. Ah, sampai sekarang saya jadi malu jika melihat tanda bekas jahitan di dahinya. 
"Maafin saya ya Ai Asih."

Gambar diambil dari sini
5. Kabur dari rumah

Gambar diambil dari sini
Oke, kejadian memalukan ini terjadi ketika saya kelas 3 SD. Sungguh memalukan dan memilukan, saya berniat kabur karena dibentak. Tapi selebihnya saya lupa masalah apa yang menjadikan saya berpikir untuk kabur dari rumah. Dasar bocah SD, pikirannya sangat dangkal. Waktu itu, saya sudah berkemas. Pokoknya semua mainan, baju kesayangan, dan sejumlah uang 25 ribu rupiah jadi andalan saya untuk hidup mandiri di luar sana. Baru saja 100m ketika saya sudah sampai jalan raya, saya menangis dan balik lagi ke rumah. hehehe

6. Cicipin upil temen sebangku

Waktu kelas 4 SD saya bener-bener jorok. Dan ternyata teman sebangku saya sama joroknya, kita sering tukeran upil, hingga pernah suatu waktu kita saling cicip-mencicipi upil yang kita tukar. Yuck!!! Kalo diinget-inget jadi jijik. Nah, bagi anak-anak yang masih menikmati bangku SD jangan sekali-kali ya meniru adegan yang pernah saya lakukan, bahaya, banyak kumannya, dan yang jelas jorok banget. Mulai berprilaku hidup bersih dan sehat sejak dini yaaa. ^_^

7. Hilang di Pasar Tradisional

Hilang di Pasar tradisional itu terjadi ketika saya berumur 4 tahun. Ibu saya lupa memegang tangan saya ketika memilih-milih baju bayi untuk adik laki-laki saya. Saking banyaknya kantong belanjaan (padahal cuma 2 sih, hehe) Ibu kira, ibu sedang memegang lengan saya. Padahal ibu sedang memegang 2 kantong belanjaan, bukan anaknya. Sementara di pasar yang hiruk pikuk itu saya terus menangis seperti anak ayam kehilangan induknya, sampai akhirnya ada polisi yang datang. Yang terjadi malahan, saya semakin menangis menjadi-jadi karena jujur sejak kecil hingga sekarang saya takut polisi. Akhirnya setelah kurang lebih 1 jam, ibu saya kembali sambil berlari memeluk saya. hihihi Untung saya gak jadi hilang.

Itu semua 7 hal gila yang pernah saya lakukan dan saya alami di masa kecil, bagaimana dengan anda?

LIVE IS AN ADVENTURE

Friday, September 6, 2013

Entah, Sulit untuk Berhenti


Melukiskan beribu angan dengan tinta merah berkarat rupanya tak menarik perhatianmu

Entah harus kubeli pena cinta dimana, hingga
kini ku rela jadikan suratmu berbau amis.
Entah harus kuhiasi dengan apa lagi. Hati yang telah terlanjur tercabik-cabik ini sudah tak laku dijual
Entah harus seindah apa paras mantan bedah plastik ini, hingga kau bisa jatuh hati
Entah harus berapa milyar harta yang harus ku korbankan untuk membuatku jatuh miskin hingga kau luluh
Entah harus berapa ensiklopedi ku lalab habis hingga kau terpesona oleh tuturku
Entah masihkah ada hal yang tersisa untukku ketika kulihat kau memilihnya

Sudah berapa kali kukatakan, aku takut ianya akan terus tumbuh merebak menyusuri relung jiwaku hingga ku sulit bernafas

Berhentilah tertawa untuknya karena rasa sesak ini tak kunjung membaik.
Berhentilah membuatku menjadi sosok orang yang teramat bodoh.
Berhentilah membuatku selalu jatuh ketika ku hendak bangkit
Berhentilah memperolok-olokku dengan berbagai gayamu
Berhentilah menjadikankku seorang idiot yang tak dapat berucap ketika berjumpa denganmu.

(F.R) Patklinik, 7 September 2013
Dalam pangkuan sinar surya dilantai hijau.

Wednesday, August 21, 2013

Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak

Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak, menjadi teman gaul dan setia untuk menggapai cita-cita.


Jangan salah, hari gini kopi rasanya gak gitu-gitu aja loh!!!

Karena hidup banyak rasa. Nih, kopi Good Day menyediakan beragam rasa yang fantastis dimulut, beserta berbagai rasa dan penyajiannya yang unik membuat hari-hari kita semakin gaul. Mulai dari rasa The Original bagi pecinta kopi sejati, Coffeemix, Mocacinno, ada Cappuccino, Carrebian Nut dengan rasa hazelnutnya yang gurih, Chococinno bagi si pecinta coklat, ada juga Coffee Freeze, Vanilla Latte dan satu lagi rasa yang spesial yang kalo di seruput bakalan terasa sensasi mint nya yaitu Coolin' Coffee

Semua varian rasa tersebut punya masing-masing memori dalam hidup saya, semua rasa punya evennya masing-masing dalam perjalanan hidup saya bersama orang terdekat, sahabat, dan keluarga. Ini dia Kopi instan & capuccino Good Day, kopi gaul paling enak yang selalu menemani hidup saya.
1. The Original : Khusus pecinta kopi Sejati

The Original : Khusus pecinta kopi sejati
Kopi yang satu ini cocok buat para pecinta kopi sejati yang tetap eksis dan gaul tentunya. Karena rasa kopi original nya gak bohong. Biasanya saya menyantap rasa yang satu ini kalo lagi hang out bareng pakde, atau bareng ayah.

2. Mocacinno: Segalanya berawal dari sini

Mocacinno : My First One
Dulu, ayah saya yang memperkenalkan kopi Good Day pada saya yaitu rasa Mocacinno, dan mulai dari situlah segalanya berasal. Masih teringat rasa kopi Good Day mocacinno pertama yang nempel dilidah dengan paduan kopi, creamer, gula dan mocca nya yang nikmat. Hingga lidah saya seraya berkata.
"Inilah kopi yang selama ini saya cari."

Dan perjalanan hidup penuh rasa berawal dari sini.

3. Cappuccino: Si manis lembut paling berbahaya
Ini yang paling bahaya, kalo minum yang satu ini coklat granule nya harus disembunyiin dari adek saya. Kalo sampe ketahuan, bisa gawat urusannya. Coklat granulenya jadi rebutan, gimana nggak? rasa manis coklatnya berasa dilidah. Belum lagi tekstur kopinya yang halus dan lembut di mulut, berasa lagi ngopi di kafe.

Kopi Good Day rasa cappuccino ini bisa jadi andalan buat kalian yang gak mau ngeluarin uang yang lumayan buat nikmatin rasa cappuccino, ini sih sekedar tips untuk menghemat. Gak perlu lagi jauh-jauh pergi ke kafe. Karena dijamin deh, kopi Good Day rasa Cappuccino ini rasanya gak jauh beda, gak kurang sedikitpun rasa nikmatnya. Jadi, bisa tetap gaul dan nikmatin kopi enak bersama teman-teman di rumah dong pastinya.

Cappuccino : Si manis lembut paling berbahaya
4. Coolin' Coffee
Varian yang satu ini punya rasa yang bener-bener khas dan unik, saya menyebutnya sensasional. Saya minum rasa Coolin' Coffee kalo lagi butuh inspirasi. Contohnya kalo lagi ada tugas, ataupun kalo lagi rajin-rajinnya nulis. Coolin Coffee bisa jadi pilihan yang inspiratif dan sekali lagi SENSASIONAL.
Coolin' Coffee : Sensasional
5. Lima Power Ranger Terhebat
Lima Power Ranger Terhebat ini diantaranya: Vanilla Latte, Chococinno, Cofee Freeze, Coffeemix, dan The Original. Mereka ini yang jadi saksi perjalanan saya di SMA. Setiap istirahat saya langsung ngacir ke kantin bareng temen-temen kelas buat beli ni 5 power ranger, biasanya belinya giliran. Pokoknya manis pahitnya SMA dilewati bersama kelima kopi ini.
Oke ini dia ke lima power ranger terhebat:

6. Vanilla Latte: Awali harimu dengan seteguk Good Day Vanilla Latte 

Vanilla Latte : Awal hari baik
Untuk rasa yang satu ini biasanya dinikmatin bareng ibu dirumah, atau dinikmati bareng teman-teman perempuan karena aromanya yang nikmat banget di hidung. Paling cocok untuk disantap di pagi hari.

7. Chococinno : Surganya pecinta coklat

Chococinno : Syurganya pecinta coklat
Saya pecinta coklat, jadi dari ke 5 power rangers ini. Chococinno yang paling sering saya nikmati. Bagi para pecinta coklat diluar sana, ayok buruan coba!

8. Coffee Freeze : Penyegar di kala kehausan


Biasanya saya minum rasa ini bareng adek saya yang cowok, sambil nonton bareng atau kalo lagi main game bareng. Untuk varian yang satu ini spesial bagi kalian yang kurang doyan sama kopi panas, bisa coba alternatif kopi Good Day rasa Cofee Freeze, penyegar di kala kehausan. Coffee Freeze mocafrio ini juga paling pas buat dinikmatin saat ngumpul bareng sahabat-sahabat dekat.
Bagi yang belum nyoba, rugi deh pokoknya.

9. Coffeemix : Rajanya Perpaduan Sempurna
Ini dia spesialisasinya perpaduan yang sempurna, gak akan komen lagi dah. Coba aja deh, dan rasakan nikmatnya perpaduan sempurna antara kopi, creamer dan gula yang pas.

Rajanya Perpaduan Sempurna
10. Carrebian Nut: Teman Setia Menggapai Cita-Cita


Carrebian Nut : My Bestfriend ever
Jeng jeng !!!!
Carribean nut ini rasa yang paling saya sukai, cita rasanya gak ada duanya, Gurih hazelnutnya itu loh nancap terus dilidah, bikin ketagihan. Perjalanan rasa Carribean Nut dilidah saya baru saja dimulai sejak saya menjajaki bangku perkuliahanSelain dari cita rasanya yang gak ada duanya, si Carrebian Nut ini adalah teman setia kalo lagi mau ngadepin ujian.

Karena kuliah di kedokteran itu udah nggak asing lagi sama yang namanya begadang dan ujian yang menumpuk. Gak ketinggalan juga buku tebal yang menumpuk yang selalu memicu untuk ngantuk, tapi untungnya ada Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak yang selalu setia menemani dikala mata mulai ngantuk dan gak bisa konsentrasi. Carribean nut ini biasanya dinikmati bareng temen kosan yang juga sama-sama mau ngadepin ujian di esok hari.

6. Tiramisu Bliss and Funtastic Mocacinno : Penolong di H-1



Masalahnya, mencari kopi yang praktis, enak, dan cocok untuk perut itu sulit. Tapi kini semua masalah langsung teratasi karena hadirnya kopi instan praktis dalam bentuk kemasan botol dengan varian rasa yang nggak kalah menariknya yaitu Tiramisu Bliss dan Funtastic Mocacinno. Selain mudah dibawa, desain kemasannya pun keren loh dan praktis diminum kapan saja dimana saja.

Biasanya nih, kalo lagi mau ujian 3 hari  atau seminggu sebelumnya langsung cek persediaan kopi Good Day rasa Carribean Nut. Tapi di H-1 ujian biasanya udah beralih ke kopi instan Good Day soalnya biar praktis-tis-tis dan biar nggak tumpeh tumpeh. Bak sahabat yang turun dari langit secara tiba-tiba Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak, menjadi teman setia untuk menggapai cita-cita.

Bagi kalian yang belum nyoba kopi instan yang satu ini, buruan beli ke toko terdekat.








Artikel ini diikutsertakan pada

Tuesday, August 20, 2013

My Favorite Fiksimini

Gambar diambil dari sini 
Akhir-akhir ini di liburan semester saya jadi agak rajin baca RT fiksimini, nah ini tweets yang paling saya sukain dari satu bulan kebelakang. Juli-Agustus. Hak cipta belongs to the tweeps di bawah ini yaaa...

: BIDADARI BERKERUMUN - "Ya Tuhan, mereka tahu ada 'made in Indonesia' di leherku!" Ujarku panik.

: KETAHUAN. Pencuri itu pucat pasi saat tuan rumah bercermin.

: "Bawa pulang ayah" kata adik tiap meniup ujung pesawat kertas, lalu menerbangkannya.

: SEJAK MEMAKAI PERONA PIPI, tidak ada yang menyadari kalau aku sudah mati.

: "Ajeng, coba sebutkan negara-negara di dunia." | "Indonesia dan bukan Indonesia, Bu."

: KERAGUAN PERTAMA DI DUNIA - Apakah kita akan bahagia, Hawa?

: PERJALANAN PANJANG - Sahur di Jakarta, dzuhur di Tegal, magrib di Karanganyar, tepat di sebelah makam bapak.

: BUKBER "Tapi, Mas.. Itu makanannya di meja." kata Ani sambil memasang lagi kancing bajunya.

: MAAF YA. Kata sang mempelai wanita ketika kami bersalaman. Aku memandang mempelai pria lirih.

: LEBARAN PERTAMA ~ Tak lupa, ia meminta maaf juga pada Tuhannya yang terdahulu.

: OLEH-OLEH DARI MALAYSIA - Suamiku di kampung pasti senang, anak kami bertambah tiga.

: PEMUDIK DENGAN MOTOR. Disediakan ganti pantat gratis di posko peristirahatan.

: MUDIK DARI KOREA - Tiba di Purwokerto, Julaiha mengganti namanya jadi "Joo Lae Ha."

: TERMINAL - Bus terakhir jurusan masa lalu, aku bingung duduk di samping mantanku yang mana.

: BERPISAH DI TERMINAL BUS KOTA - Tangannya masih kugenggam. Hatinya tidak.

: PEMERIKSAAN PETUGAS PELABUHAN NUSA KAMBANGAN - "Cuma ini?" "Baru kepala, Pak, tubuhnya masih buron."

: PECAH BERARTI MEMBELI Aku terpaksa menikah dengannya. Padahal aku hanya menyenggolnya dan jarinya terlepas.

: SEPASANG CANGKIR. "Besok kita bertemu di meja ini lagi ya?" Cangkir cantiknya tak menjawab. Hanya memberi denting manja.

: MISTERIUS - Racun tak ditemukan. Wanita pemilik kedai itu menikmati wajah bingung para penyidik. Sesekali ia mendesis.

: MELARIKAN DIRI Aku keluar dari lubang kunci.

: KENCAN MALAM MINGGU Topiknya sama. Pasangannya yang berbeda.

: VITAMIN A. Kebanyakan makan wortel, kini mataku ada tiga.

: "PEPAYA, MANGGA, PISANG, JAMBU.. " Ayah bernyanyi sambil lompat dari pohon ke pohon.

: APEL MALANG ~ Pantas laris. Yang dijual kisah sedihnya.

: SUARA TANGIS BAYI DARI RUMAH SEORANG PENYAIR - Kabarnya, puisinya telah lahir.

: CERMIN KAMAR MANDI. Karena sedikit buram, kuusap dengan telapakku. Aku kaget, wajahku di dalamnya memudar.

: Warna hijau di globe mulai banyak luntur. Nafas kami kian sesak.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...