Saturday, December 22, 2012

I'm back for SOS

Monumen Jenderal Gatot Soebroto di bunderan RSUD Margono Purwokerto. Jalan yang sehari hari saya tempuh untuk menimba ilmu
Satu minggu lagi menginjak tanggal 28 Desember, well hari itu semua kegiatan akademik perkuliahan berakhir. Bersiap-siap untuk tancap gas untuk segera pulang ke Sukabumi, menemui Mama, Papa, adekku, nengmok dan tentunya sahabat ilahi di kajian SOS bersama Ka Ahmad, sosok panutan yang humoris, bersahaja dan begitu rendah hati.


Wednesday, August 29, 2012

H+

Kota satria jadi saksi mulai hari ini.
Sukabumi, tunggu aku...

Monday, August 27, 2012

1 DAY TO GO

Huruf s kini hilang, menandakan satuan yang tunggal.
Satu
Disana hanya butuh satu
Temani aku Ya Allah disana....
Kumohon jangan tinggalkan dan abaikan aku....

Sunday, August 26, 2012

2 Days To Go

Menghitung jari sudah terlambat, apa yang kuhitung sekarang?

Hanya cinta mereka yang ada dirumah yang tersisa yang masih dapat kuhitung.
Tak banyak bahkan tak ada persembahan yang terbaik. Terlalu sombong lidah ini berkata ingin meninggalkan rumah padahal semua telah dikorbankan hanya untuk hidup ananda yang belum berguna. Ingat ya belum.
Jjasadmu butuh kasih sayang mereka. Siapa lagi yang menyayangimu setiap hari selain mereka, Allah SWT dan Rasulullah. Aamiin.
Menangis?
Ya, air ini turun atas perintah otak dan hati.
Kurasa belum terlalu bebal dan beku.
Maafkan jika lisan ini pernah berucap ingin minggat, karena sebenarnya inilah zona ternyaman inilah inangmu VIRUS.

Siapkah untuk keluar?
Siapkah untuk melangkah? Tanpa ada yang menuntunmu?
Siapkah untuk hidup tanpa mengandalkan bantuan orang lain?
Siapkah untuk hidup sendiri?

Ah, sugguh tak pantas pertanyaan itu dilontarkan.
Berhentilah untuk menjadi inang dirumahmu, kerjamu hanya menghabiskan beras dan membuat mereka menangis. Sudah sebaiknya kau pergi,ah bukan, sudah seharusnya kau pergi sejak dulu. Tak pernah ada pengorbanan dan usahamu hanya untuk mengusap keringat di dahi mereka, di dahi Ayah & bunda.

Oh Ananda memang hina, busuk, menjijikan, pengemis sejati yang terus meminta minta setiap hari tanpa sedikit pun menyebutkan terimakasih.
Apa mereka itu?
BABU MU?
Mana tangan indahmu yang bergerak mengelus dan membelai mereka dengan cinta?

Cuih, tak ayal kau tak pernah sukses seperti mereka yang lain. Hidupmu saja hanya mengemis. Namun masih saja membanggakan harta kekayaan mereka.

Maafkan ananda mamah, bapak, dali dan neng emok

Hari ini sudah rindu akan kalian. <3

Revi sayang kalian semua

3 DAYS DO GO

Sumber
3 days to go...
Bukannya mau menghitung teaser video klip ataupun single sebuah album kayak 1D. 3 hari ini menjadi sangat amat berharga, adanya fisik yang menempati rumah di Sukabumi menjadi bukti perhitungannya. Keinginan untuk meninggalkan rumah sejak lama kini sudah ada di depan mata, tapi bukan rumah yang di permasalahkan, tapi sukabumi yg kupermasalahkan. Terlalu indah tempat ini untuk aku tinggalkan, banyak tempat yang menjadi saksi bagaimana aku bermetamorfosis.

Kajian school of spiritual di Masjid Tijanul Anwar
Study Islam Intensif di sekolah dan villa tanpa nama
Obsesi di pendopo
hmmm.... kalian sulit untuk ditinggalkan.

Tak tahu apakah kelak disana aku akan mendapatkan rasa ini, rasa ketenangan ini. Oh satu hal, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah memilihku untuk menganyam pendidikan disana begitupun sebaliknya. Kita saling memilih. FKIK menjadi sarang kediamanku.

Hari ini seluruh baju dan beberapa peralatan makan dan dapur telah di pack, dan beberapa baju masalah dalam proses packing. Kamar rasanya penuh sesak dengan barang-barang untuk melanjutkan hidup disana. Ingin menangis, karena tak ada lagi masa dimana semua hanyalah permainan belaka. Kini hidup terasa terlalu serius, Ah memang sudah seharusnya hidup itu serius. Tugas-tugas ospek sudah selesai, tinggal berurusan dengan printer.
Kaki ini harus melangkah di tiga hari lagi, tanpa ditanya setuju atau tidak. Ku tahu dia dan hatiku bilang tak setuju, namun yang menjadi akar permasalahannya otakku setuju.

Wednesday, August 1, 2012

Debu Dunia


"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat". [Al-Hud:3]


“Sesungguhnya Allah – mencintai orang-orang yang bertaubat, dan mencintai orang-orang – yang membersihkan diri dari dosa” (QS.Al-Baqarah : 222)

Matahari belum menampakkan diri, masih tetap bersembunyi Sang Kholik belum membangunkannya. Kaki ini melangkah pasti menuju satu tempat, dinginnya udara yang menusuk-nusuk telapak kaki yang telanjang tak mengurungkan niat saya dan sahabat-sahabat sholih dan sholihah untuk menjemput sang Ilahi. Sepanjang saya mengikuti kegiatan yang diadakan oleh pendakwah-pendakwah islam, hanya acara obsesi (obrolan seputar studi islam) dan sos (school of spiritual) yang dihadiri oleh ratusan siswa tingkat SMA dan umum dan menjadikan episode baru yang akan menjadi penentu kehidupan berkekalan di akhirat.

Memori-memori akan beberapa aktifitas yang saya lakoni beberapa bulan terakhir, apa yang saya ikuti, hal-hal yang menyenangkan dan menyedihkan bermunculan bergantian. Hal itu membangkitkan ingatan saya dengan sosok yang sangat bersahaja dengan air muka yang tenang dan menyejukkan. Tinggi badannya semampai, badannya tak terlalu gemuk dan tak terlalu kurus.
Sosok yang sering sekali berjumpa namun belum berdialog secara langsung, hanya sinyal-sinyal telepon genggam yang telah menyampaikan dialog dan kegundahan yang saya alami.

Kembali teringat aura keimanan yang terasa, mengingat tausyiah  dan pesan-pesan yang terngiang dari lisan yang selalu menjadi obat untuk meningkatkan keimanan.  Sosok yang humoris dan selalu menganggap dirinya orang terganteng, sosok yang begitu tawadhu.
Ketika saya mengingatnya, saya pun teringat Allah. Acap kali tausyiah yang disampaikan tak pernah gagal menyentuh setiap hati pendengarnya, yang menghasilkan butiran-butiran bening yang alirannya tak disadari dan tak dipaksakan sama sekali. Tetesan yang menjadi saksi kembalinya hati seorang insan kepada Sang Ilahi. Hati yang bertaubat dan tersungkur atas segala kesalahan yang telah diperbuat.

Setiap pasang telinga mendengarkan tausyiahnya, mencari satu-satunya syurga di dunia yang tak dapat dibeli yaitu ketenangan.

Beliau sosok yang bersahaja dan begitu rendah hati. Datang ke setiap acara QC (Qur’ani Club) Indonesia tanpa adanya bayaran sama sekali. Bukan sebab beliau orang yang kaya raya, tetapi tidak demikian dengan laki-laki yang ceramahnya selalu dinanti oleh setiap perindu kebaikan itu.
Sosok yang rela meninggalkan suatu pekerjaan mulia dengan profit yang sangat besar demi memperjuangkan dakwahnya untuk generasi muda Sukabumi. Sosok yang mewakafkan dirinya dan waktunya untuk menebar kebaikan untuk setiap insan di Sukabumi ini bersikukuh untuk terus konsisten dalam dakwahnya apapun yang terjadi.

Namun, bukan hanya di Sukabumi. Sebelumnya dia sudah berkiprah di Kalimantan, Aceh, Medan, Yogyakarta. Dalam memperjuangkan dakwahnya sosok laki-laki yang tak ingin dipanggil ustadz itu masih saja rela meraih kocek dari sakunya untuk menambal setiap kekurangan akomodasi dari panitia dan meninggalkan istri dan anak nya walaupun mereka sedang dalam keadaan sakit.

Acara yang digelar seringnya tak memungut biaya dari pendatang yang hadir. Ia yang selalu mengajak ummat untuk kembali kepada Allah, untuk hanya mencintai Allah sebagai zat pemberi. Bertaubat dengan segera tanpa melakukan setiap kesalahan yang digugurkannya, menyadarkan betapa kecilnya manusia dimata Allah, menumbuhkan kecintaan dan ketauhidan pada hati dan jiwa yang kering kerontang.

Cahaya keimanannya mampu menembus relung setiap insan, mengajak memuji Allah dengan sebenar-benarnya, mencintai-Nya melebihi apapun dan siapapun, menanamkan kecintaan pada Rasulullah, mengajarkan untuk menemui Allah dengan rendah diri serendah-rendahnya pada setiap shalat khusyuknya.

Ada yang mengalir dari mata saya apabila mengingat sosok laki-laki paruh baya tersebut membandingkan kiprahnya dalam memuliakan islam dan keinginannya untuk segera menjemput kematian dan menemui Allah, sosok yang rindu akan Allah dan Rasul, sosok yang disiplin dan berjuang ikhlas demi kemuliaan islam. Dan sejauh saya mengenal manusia, baru dialah sosok yang rindu akan kematian.

Namun, minggu depan adalah minggu terakhir saya dapat mengikuti setiap kajian yang diadakan, minggu terakhir saya dapat melihat sosok yang hanya ingin dipanggil kakak tsb, minggu terakhir saya dapat mendengar tausyiahnya yang menyejukkan hati dan menenangkan batin, minggu terakhir saya dapat menatap air muka yang tenang dan ramah. Kaki ini harus hijrah ketempat lain, berat rasanya meninggalkan kajian SOS, sangat berat melebihi beratnya saya meninggalkan rumah. Rindu hati ini.

Semoga Allah menakdirkan saya agar dapat berdekatan dengan sosok berjiwa humoris itu kelak di taman- taman surga beserta para sahabat seiman, Rasullullah dan tentunya pertemuan dengan Allah. Aamiin...

Kau benar kak, Allah terlalu indah untuk ditinggalkan dalam setiap hidup kita. Ah... cukup Allahlah  untuk hidup ini, Dialah sebaik-baik pemberi dan pelindung.
  

Bersama Allah selalu dan Selamanya.

Wednesday, July 25, 2012

Happy time, Happy place, Give thanks to Allah

I'm in a happy place right now, well for the last a couple hours actually. But then I realize that just like the tough times, not really though. But it's hard to do from my point of view - this feeling will probably pass at some point. One of the truths that I learned during some very dark days is that "I won't always feel the way I do today." You know? it's just so different I know that I can feel it again like in 5 days to go but I'm surely know that it would be different in every single week.

Tuesday, July 24, 2012

Kesindir PPT Jilid 6

Waaah, tersindir sama tv show religi Para pencari Tuhan jilid 6 yang sangat obvious menyandang panggilan 'gue' untukdiri sendiri itu agaknya gak baik. Dan disini di dunia Hannah Montana ini, panggilan itu jadi kata utama yang menggambarkan sang penulis. Gak ada salahnya kan? toh gak menyakiti siapapun, hanya ketika ada yang merasa gak nyaman dengan 'gue' nya saya tolong bilang aja. Hmm... bukannya bebal, tapi ini dunia yang lain, hanya ingin punya kehidupan the best of both worlds aja sih.
Keep up the spirit!!!

Hor teu nyambung!!!

Sumber gambar

Wednesday, July 18, 2012

Isengan Garing

Setelah kurang lebih satu bulan nganggur dirumah dan kerjaannya cuman ikut tidur, ikut makan, yah morotin uang orang tua. gue merenung, kini gue bukan anak esema ingusan yang masih ngomongin guru alay setelah jam pelajaran usai, bukan lagi yg suka tawar menawar dikantin super mahal demi dapetin bala-bala berkolesterol tinggi, bukan lagi nyuri-nyuri jam pelajaran cuman buat nonton film atau bahkan nonton sinetron korea yang pemainnya cantik-cantik melebihi cantiknya gue. waktu yang buat gelar siswa esema hilang dari sosok diri gue. Ini yang Allah pilihkan untuk hidup gue, gue ikhlas dan bahagia, setiap orang sudah ditakdirkan memiliki profesi masing-masing di muka bumi ini.
Dipenghujung bulan sya'ban ini ada satu pemikiran yang terus muter-muter kaya kolecer,
apakah dgn umur gue ini ridho Allah udah gue dapetin?
apakah akan cukup umur gue untuk ngebahagiain dua mahkluk mulia yang sayang sama gue yang rela berkorban demi gue?
apakah cukup umur gue buat ngebantu orang sekitar bahkan orang indonesia?
apakah umur gue tersisa buat beribadah di bulan puasa tahun ini?
apakah umur gue cukup sampai gue lulus kuliah?
apakah umur gue cukup agar gue sampe di jenjang pernikahan, punya momongan?
semakin gue gue merenung detik di jam dinding tak mau berhenti sejenak untuk memberikan gue satu masa. Detik itu terus bergerak, dan gue semakin takut, itu adalah umur gue yang terus berkurang, 1 detik, 2 detik, 3 deti, 4 detik dan hey tangan gue masih di keyboard untuk ngepost hal ini.Banyak hal yang membutakan gue di dunia ini, hal-hal semu yang bikin gue haus akan kemegahan dunia. 
Namun setelah dipikir-pikir lagi ngerebut kewajiban Allah buat ngatur hidup manusia bikin gue seteres, Jalani dan syukuri aja yang ada sekarang deh. haha

Terputus...

p.s Udah gue bilang bakal garing, eh dibaca juga. 

Sunday, July 15, 2012

Happy Hunger Games *telat

Udah seminggu saya pegang buku mockingjay, masih speechless. Kalo tangan saya bisa ngomong dia pasti bilang lagi frustasi liat aja masih gemeteran.

Sejauh ini, gak ada curcol-curcol gak penting dan gak menarik untuk dibaca sama kalian semua karena well, kehidupan saya mungkin basi dan garing. Tapi sejak si SC bikin salah satu buku yang bikin saya gak bisa berhenti ngebahasnya, ngebayanginnya, baca bukunya terus-menerus dan nonton filmnya hingga belasan kali akhirnya saya gak tahan lagi buat curahin semua yang pingin saya omongin tentang TRILOGI HUNGER GAMES karya Suzanne Collin.

Setelah sejarah perbendaharaan buku-buku yang pernah dibaca di umur saya yang ke 17 ini. Buku yang bikin saya gak bisa tidur dan terus kepikiran cuman ada 2 Harry Potter (HP) dan sekarang Hunger Games (HG). Yap beserta 2 serial lanjutannya dong. Kalian tahu lah trilogi karya Suzanne Collins ini bener bener amazing kekerasan dan pemberontakan politiknya kaya A Clockwork Orange nuansa imajinasinya kaya The Chronicles of Narnia daya ciptanya cerdas(thx New York time book review) dan gak lupa romance Peeta Melark sama Katniss Everdeen yang bikin saya terus sepor jantung. Dimulai dari Hunger Games yang bikin saya jatuh cinta sama Peeta pada bacaan pertama, dibuku itu saya kenal seorang sosok Peeta cowok yang hangat namun sulit untuk ditebak terkadang lucu namun bisa sangat serius dan yang terpenting dia sangat amat jujur.

Dilanjut di buku kedua Catching Fire yang bikin saya penasaran juga dag-dig-dug ketakutan setengah mati si Peeta -nya bakalan meninggal, mau gimana nggak? dengan adanya Quartel Quell yang sama sama Hunger Games dan si Peeta malah nyalonin diri lagi demi mentornya Haymitch. Waktu itu, kalo si Peeta mati di catching fire saya gak bakalan baca buku mockingjay karena alasan saya baca HG pun karena adanya si Peeta dan yang terpenting dari catching fire adalah si Suzanne bikin saya galau tentang siapa yang bakal dipilih si Katniss, entah si Peeta, Gale atau dia gak bakal milih keduanya. sampe akhirnya terbalas di buku terakhir.Sebelumnya saya hanya terus berharap The Girl on Fire sudah seharusnya dengan The boy with the bread.

Pas di Mockingjay, awalnya saya kira Katniss bakal milih Gale, tapi pas di halaman 91 akhirnya saya yakin Katniss bakal milih Peeta.Di film sih gak terlalu kerasa sosok si Peeta yang mengaggumkan itu tapi si Suzanne bikin perwujudan si Peeta menjadi sosok cowok yang saya idam-idamkan di bukunya.

Yang bikin adanya kegalauan tersendiri sekarang ini tuh gara-gara selesai baca mockingjay, maka berakhirlah petualangan saya bareng Suzanne. Setelah ini saya bakal bingung buku apa lagi yang harus saya baca? masa minta SC ngarang buku lagi kan intinya trilogi berarti abis, yah saya tahu. Dan itu yang bikin saya sedih.

Ujung-ujungnya sih apapun kegalauan yang melanda saya saat ini hunger games juga akhirnya. HG lagi, HG lagi, Peeta lagi Peeta lagi. karena otak saya sekarang emang udah dibajak sama Suzanne, kebencian saya sama Capitol Presiden Coin dan Presiden Snow, kebahagiaan dua anak Peeta dan Katniss, Kesedihan akan kematiannya Finnick, juga ada sedikit rasa kesal terhadap Haymitch dan Gale.

Diakhir saya mau terimakasih buat blog tersayang ini, akhirnya saya bisa keluarin semua unek-unek tentang trilogi hunger games walaupun hanya sendiri. Tributes from Indonesia I'm Revi from District 12 need your help ASAP. 



Thursday, June 7, 2012

Menangis Dan Tertawa Bersama Umar



Assalamu'alaikum.

Suatu ketika Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam berkumpul dengan para Sahabatnya, Beliau berkata pada Umar,


“coba ceritakan kepadaku yang membuat aku tertawa dan membuat aku menangis”.

Kemudian Sahabat Umar pun bercerita.


Thursday, May 31, 2012

Pilihan

Sekecil-kecilnya keburukan akan dibalas oleh keburukan pula dan sebaliknya sekecil-kecilnya kebaikan akan dibalas dengan kebaikan pula.
Perbedaan pola pikir yang ada di setiap kepala manusia menjadikan beragam jalan yang dapat dilalui oleh setiap masing-masing insan yang hidup di bumi. Sehingga hidup menyediakan banyak pilihan untuk manusia, misalnya pilihan dalam segi baik dan buruk. Terkadang perbedaan presepsi baik dan buruk terhadap sesuatu permasalahan merupakan hal yang rawan berakhir dengan perselisihan jika dibincangkan.


Tuesday, May 29, 2012

Syeikh Ahmad dan Seekor Nyamuk


SYEIKH YA’QUB BIN KURAZ merupakan sahabat dekat Syeikh Ahmad Rif’ah seorang ulama zuhud yang bermadzhab Syafi’i. Suatu saat di kala musim dingin Syeikh Ya’qub ingin menemui Syeikh Ahmad, dan saat itu beliau mendapati Syeikh Ahmad sedang berwudhu seraya memanjangkan tangan dan membiarkannya tidak bergerak dalam waktu yang lama.

Syeikh Ya’qub akhirnya mendekat kepada Syeikh Ahmad, saat itu Syeikh Ahmad pun menyampaikan,”Wahai Ya’qub engkau telah mengganggu makhluk yang lemah ini.” Syeikh Ya’qub pun bertanya-tanya,”Siapa dia?” Syeikh Ahmad pun menjawab,”Nyamuk kecil, ia memakan rizkinya dari tanganku, lalu terbang karena kedatanganmu.” (Thabaqat As Syafi’iyah Al Kubra, 6/24,25)

Friday, May 25, 2012

Anak esema kelas 3

Bulan ini dan bulan depan mungkin waktu yang bikin jantung anak esema kelas 3 dag-dig-dug gak karuan mulai dari pengumuman ujian nasional (UN) yang bertepatan pada tanggal 26 Mei yaitu esok hari, menyusul pengumuman hasil penerimaan mahasiswa baru untuk jalur undangan tanggal 28 Mei, dilanjut tes tertulis 12 Juni dan pengumuman tes tulis 7 Juli.

Bakal banyak anak yang merasa putus asa ketika tak berhasil melalui tes saringan masuk, entah itu undangan ataupun tes tertulis. Namun selalu percaya dibalik semua itu Allah yang sudah mengaturnya, Dia Yang Tahu mana yang terbaik untuk hidup kita, skenario adegan hidup pun ada di genggaman-Nya. Jangan merasa Allah tak sayang kepada kita ketika kita semua mengalami ketentuan Allah yang tak sesuai dengan yang kita rencanakan, karena Demi Allah, Allah lebih sayang kepada kita ketika Dia masih memberikan ketentuan yang sulit kita terima, mungkin Dia menguji kita apakah kita masih akan tetap beriman apabila Ia memberikan hal yang kita tidak inginkan.

Dan ingat apabila seseorang menguji, berarti Dia memperhatikan kita.
Bersedihlah jika Allah sudah tak memperhatikan kita lagi.
Well, saya pun termasuk anak-anak esema kelas 3 yang dag-dig-dug gak karuan.
Tapi bawa santai aja deh, semuanya kita serahkan sama Allah. Jangan sampai kita mengambil hak Allah, ikut-ikutan pusing memikirkan diterimanya kita di suatu PTN. Yang ada bikin seteres. Allah tahu yang terbaik untuk hidup kita, so just wait and see. Kita sabar dan tetap bertawakal kepada Allah, akan banyak keajaiban hidup yang Allah berikan kelak.

"Jika ketentuan yang Engkau berikan tak sesuai dengan apa yang hamba inginkan, bantu hamba untuk menerimanya dengan ikhlas sebagai sarana menambah keimanan hamba kepada-Mu.Dan berikan pilihan lain yang terbaik untuk hamba, agama hamba, keluarga hamba. Tak lupa jauhkan sifat iri dari hati hamba. "

"Jika ketentuan yang Engkau berikan sesuai dengan apa yang hamba inginkan, buatlah hamba menjadi orang yang mensyukuri segala nikmat tak terbatas yang tak henti kau berikan sebagai jalan meningkatkan keimanan hamba kepada-Mu dan setelah itu jauhkan sifat sombong dari diri hamba sejauh-jauhnya."


Terkadang Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan, namun apa yang kita butuhkan.

Thursday, May 24, 2012

Tiba

"Kekasih hati akan datang sesuai iman di hati"
(AM)

Long Trip (kinda, sorta)

Bulan Februari lalu ada kisah perjalanan yang melengkapi kisah perjalanan karir gue, gue ikut seleksi di sebuah universitas swasta di bandung. Di awal pemberangkatan gue dianter sama ayah gue sampe rumah mbah kakung.

Singkat cerita, esoknya gue hadir di gedung universitas tersebut. Tempatnya lumayan luas tapi menurut gue gedungnya gak terlalu megah. Kerasanya hati gue itu udah ada feel yang bagus deh sama nih universitas, banyak kemudahan kayaknya bakal gue dapetin kalo gue lolos seleksi (ngarep). Gue masuk ruangan dan ya Allah, penampilan para peserta tes bener-bener menguji keimanan gue.
Gimana nggak?
Mereka tampil modis banget, kayak model-model dimajalah. Sedangkan tampilan gue bener-bener BIASA. Atasan panjang, jilbab, rok, dan sendal bukan crocs  haha lol.
*gue ada komitmen gak akan beli sendal itu sampai ada yang ngasih.
Tersirat gue berpikir, kayaknya kalo gue berpenampilan kayak mereka gue bakalan kelihatan lebih gaoool, dan mungkin dapet gebetan, ha??? eh yang penting kan dapet ridho Allah, Aamiin. Tapi dengan sekejap hilang pikiran gue yang nyeleweng itu ketika gue liat salah satu peserta yang masuk yang tampilannya sama sekali gak jauh berbeda dari gue. Dalam hati
"Akhirnya ada orang waras juga" *ooopss

Waktu break tes gue nyari makan dan untungnya gue bareng sama anak yang "tampilannya gak jauh berbeda dari gue itu" Ririn namanya setelah gue berbincang 1 jam setengah. Kita ngobrol sampe gak tahu nama masing-masing. haha Dia dari SMAN 5 Bandung, dari cara ngomongnya dia anak cerdas, udah gitu katanya dia anak olimpiade matematika, waaah seketika itu juga gue ngerasa minder banget. Serasanya gue orang paling bego disitu (emang bener kaleee).
Tapi sayang setelah tes berakhir gue lost contact sama Ririn, gara-gara pakde nyuruh buru buru pulang takut kemaleman, gue sih berharap bisa silaturahim lagi sama dia.
Akhirnya di perjalanan pulang kurang lebih jam 7 malam gue baru naik bis di terminal leuwipanjang, pakde gue gak bisa nganter soalnya gue bilang gak usah deh pakde. Ayah kerja hari itu, dia di dukdak Sukabumi-Bandung.
Kesimpulannya gue berarti naik bus sendiri dong!!!

Pertama kalinya gue naik bus sendiri dan rasanya bener bener so addictive. Haha
Gak tahu kenapa tapi rasanya nyaman banget, mungkin karena gue kecapean ngerjain tes dari jam 8 sampe jam 5 sore. heuuuu tuh univ bener-bener gak kira kira.
Gue termasuk orang yang kebluk dalam tidur, dan punya suatu keanehan yaitu kalo gue bangun tidur gue sulit untuk ngumpulin nyawa gue secara utuh dalam waktu yang singkat butuh waktu rata-rata 5-15 menit untuk nyatuin nyawa di ubun-ubun gue. Jadi gue memutuskan untuk gak tidur sepanjang perjalanan. Toh gue cuma harus bertahan kurang dari 4 jam kok, gue udah dijanjiin dijemput di pintu hek sukabumi sama kakak sepupu gue.

Gue sama sekali gak ngerasa ngantuk selama di perjalanan hingga sampai di pasir hayam cianjur, gue masih tersadar ngelihat papan besar bertuliskan "terminal pasir hayam cianjur", tapi setelah itu gak ada lagi yang bisa gue ingat. Kayaknya gue langsung tertidur lelap dan gak inget apapun sejak dari tempat itu.

+- 1jam kemudian...
Hening terasa...
Damai terasa...
Dingin terasa...
"Pak, pak, terminal pak..."
Suara itu mengganggu kedamaian tidur, dan ternyata itu suara abang kondektur yang ngebangunin bapak2 dibelakang kursi gue. Dan memang hening yang terasa karena bus kosong momplong. Yang tersisa tinggal gue, kondektur dan bapak-bapak dibelakang gue. Gue ketiduran mameeen, jam 11:47 malam waktu gue lihat jam di handphone. Suasana terminal sukabumi sangat sepi dan kalian semua gak bakalan ada yang tahu segimana gelapnya tuh terminal.
Tapi dengan penyakit gue yang suka linglung kurang lebih 15 menit setelah bangun dari tidur, gue sama sekali gak merasa ketakutan.
Gue langsung minta ojeg dan heading back to pintu hek yang udah terlewat, sambil masih gak sadar total.
Si abang ojek bilang gini
"Neng kelewat ya?"
Gue sontak menjawab
"Nggak mang, cuman mau balik lagi aja."
*Jawaban apa ituuuu???

Tuh si abang motor nganterin gue kejauhan lagi ada kali kira kira 300 meter. Si abang minta maaf dan bilang untuk nganterin gue ke tempat yang persis gue tuju yaitu lampu merah di pintu hek.
Eh kalimat bego yang gue katakan waktu itu adalah.
"Gak papa mang, mau jalan aja!!!!"
Weeeeew?????
Gue masih belum sadar 100% deh kayaknya...

VG

Belakangan ini VG (Virus Galau) kian merebak dikalangan anak muda generasi penerus bangsa. Galau itu sendiri dalam kamus besar Bahasa Indonesia adalah beramai-ramai, sibuk tidak karuan. Tanpa saya jelaskan pun mungkin kalian semua sudah dapat mengartikan rasa yang dialami tersebut yaitu perasaan yang menandakan seseorang tengah dilanda rasa gelisah, cemas, serta kesedihan pada jiwanya. Ada salah satu temen saya yang bilang kalo galau itu campur aduk dari semua rasa. Yah, kalian sendiri berpendapat lah.

Ironisnya hari gini banyak banget orang (temen-temen saya juga) bangga mengatakan dirinya sedang galau, bahkan sampe ada miss galau dan acara televisi yang khusus untuk galau-galauan. beeuuuuh


With You - Raef (cover)

Ada versi lagu chris brown yg with you cover by Raef. tapi mas broo liriknya diganti jadi kalimat dibawah ini. Subhanallah, I.Allah terasa lebih indah.

Allah,

I need Allah,
And the hearts all over the world tonight.
I said there's hearts all over the world tonight

What can I do?
I need Allah,
And the hearts all over the world tonight.
I said there's hearts all over the world tonight

Wish I was smarter, when I was younger.
Found something better - made me a winner and,
I'm so glad to be Yours!
It's my life that you own.


I start my journey when You forgive me
I swear my whole world stops.
You are in my heart and, I'm so glad that its fine
You are One truly kind...

You lighten me!
(I) Feel it, through and through, and
For sure ya Rabbee, there ain't nothing You can't do!
Because if I got You,
I don't need money!
I don't need cars!
Lord, you're my all!

And...Oh!
I'm into You my Lord,
No one else would do!
With every test you put me through,
the miracles, you help me do..
And now I know I can't be the only one,
I bet there's hearts all over the world tonight,
with the Love of their life who feel...what I feel when I'm

With You, with You, with You, with You, ya Rahman!
With You, with You, with You, ya Raheem!

I don't want nobody else
Without You there's no one left and,
the Master of judgment day,
I got to have Your love and I cannot do without,

If I got You,
I don't need money!
I don't need cars!
Lord, you're my all!

Oh!
I'm into You my Lord,
No one else would do!
With every test you put me through,
the miracles, you help me do..

With You, with You, with You, with You, ya Rahman!
With You, with You, with You, ya Raheem!

And I will never try to deny,
That You are my life,

Because if You ever let me go I would die!

So, I won't front!
I don't need another mission,
I just need you as my vision!
If I got You, I'll be straight,
Rabbee I need you every day!

I need Allah...
And the hearts all over the world tonight,
I said there's hearts all over the world tonight
What can I do?

I need Allah...
And the hearts all over the world tonight,
I said there's hearts all over the world tonight

Rab ighfirly
Fantal kareemuu!

Wa3fu ya rabbee
Fantar raheemuu!

With You, with You, with You, with You, ya Rahman!
With You, with You, with You, ya Raheem!

Pengen lihat versi videonya?

Klik Disini

Sunday, April 22, 2012

!!!!!!!!!!!

Then again, I'm doing it. Oh freaking assh*lle , I need to stop..... Now I look like piece of sh*t.




Saturday, April 21, 2012

I'm mumbling

So, it's sunday. I've the day off.
off course...
There's something, well a big thing which ruin my life and it goes through my body. I can't explain that, cause it's really embarrassing and it's such a big sin. I'm doing it at least for the past two days.To be honest it's addicted and I just can't live without it, even though I know that's not right but I'm still doing it anyways. I try hard to stop doing it, I even make a big note to remind me that 'that' thing I'm always doing it's totally wrong.

I had been told by someone in some place, that if someone still doing that it'll harm their body itself. Since that time, I think I was be able to stop the habit, but then here it goes to me again. I feel like a total dumb, I really want to stop it even it's hard.

I wish there's someone could help me, but I won't tell this bad habit to anybody somehow. I'm really messed up  now, whereas I have been doing a therapist to stop it, now it's come again. God, please help me show me your way.


Quotes

"No one wants to die. Even people who want to go to heavendon't want to die to get there. And yet death is the destination we all share. No one as ever escaped it. And that is as it should be, becauseDeath is very likely the single best invention of Life. It is Life's change agent. It clears out the old to make way for the new. Right now the new is you, but someday not too long from now, you will gradually become the old and be cleared away. Sorry to be so dramatic, but it is quite true." 
-Steve Jobs



This's what I wanted to write

Wow, this feeling of having blog is really fun since I never post anything for past 2 years. I really don't know what to say.

Okay.... I'm not really sure about getting this blog, I know since the first there's no reason why I'm making this whole thing. Technically I've done it when I was in junior high school but I kinda confused back then. So, I could never imagine to run one either from that time. I actually don't like making a diary, talking to my bff for something that I did in the past. I'm just not that kind of people. I know that I've got no readers at all, but I don't really mind.
I'm doing this for myself, since I know that I wanted to write somewhere and I ain't get a money to buy a notebook or something, you know? I wanted to write down some of my weird thoughts, ideas that will help me or someone out there in some way. Kind of weird like I said, but I know I should give it a try, don't you think?

Well, you know that I'm weird, don't you?
There's no one know about my life, even my mum or my dad. Just me and God who know. And I'm afraid if someone know my secret, no one would wanted to be my friend anymore. Thank God, you'll always be my guard in everything in every single ways. 

Now I'm growing up, and in a five months to go I'll go to a college. Be autonomous, leaving my mum my dad my lil brother and my sweet home. I have a thoughtful decision to make to change my life in the future such as :

I have to learn how to be true moslem.
I have to learn how to life without my parents.
I have to learn how to save money.
I have to learn how to get in touch with a new peeps out there.
I get to study hard.
DON'T LET YOUR DREAM BE A DREAM

As you guys see, that my blog is likely to be incredibely varied and mood dependent. My blog will hopefully be of interest to anyone else who interested in : film, literature, islamic etc.



Friday, April 13, 2012

Evaluasi Diri yuk!

Evaluasi 4 bulan awal di tahun 2012 agaknya tidak terlalu baik.

Handphone  pernah jatuh, rasanya benar-benar panik.
Tapi ketika iman jatuh dihadapan Allah tak ada rasa panik muncul.

Evaluasi persiapan UN tahun ini sangat buruk.

Sibuk pembiasaan di sekolah.
Tapi tak sama sekali sibuk untuk memulai pembiasaan juga dengan Allah.

Berkali kali ngerjain soal try out untuk pelatihan UN.
Tapi dalam tahun 2012 tak ada pelatihan diri untuk semakin mendekati Allah.

Semakin rajin membuka buku lagi.
Tapi Al-Qur'an semakin dinggalkan.

Sibuk ngafalin semua rumus fisika sama matematika.
Tapi selama itu pula belum ada surat dari Al-qur'an yang udah di hafal.

BERUSAHA UNTUK LULUS UJIAN NASIONAL DENGAN NILAI SEMPURNA
TAPI TIDAK BERUSAHA UNTUK MENDAPATKAN NILAI SEMPURNA DIHADAPAN ALLAH

Ya Allah, Maafkan saya :(

Thursday, April 5, 2012

Graveyard of My Hope

H-15 menuju Ujian Nasional, entah sebenarnya ujian nasional atau hanyalah menjadi komoditas politik belaka. Gue dipaksa harus lulus dengan nilai standar dan penghitungan yang sudah ditetapkan pemerintah. Terkadang gue bingung, gue belajar bareng guru disekolah gue, tapi kenapa pemerintah yang buat soal untuk hal yang menentukan gue tetap berada si esema atau nggak. Gue belajar bareng guru gue disekolah dengan KKM yang sudah ditetapkan oleh kurikulum disekolah gue. Tapi kenapa pemerintah yang mematok nilai standar kelulusan bagi gue dan sohib-sohib sejawat gue se-Indonesia.

Cukup membahas UN, semua aktivitas dari pemerintah memang sudah terkontaminasi oleh politik. Entah apa lagi yang bersih tersisa, pembuatan toilet hingga pembuatan kalender pun ada intrik politik. Alangkah imutnya negeri ini. wakakaka

Hampir tiga tahun di esema bener bener gak kerasa hal-hal penting di esema sudah banyak yang berlalu, dan sayangnya banyak kesempatan yang tertinggal sia-sia, paling tinggal UN dan SNMPTN yang belum terlewati. 

Pertama, saat kelas sepuluh gue ikut olimpiade biologi, sebenernya itu cuman iseng. Dari hati gue yang paling dalam *sok puitis gue pengen banget ikutan olimpiade astronomi. Gue inget waktu itu gue udah belajar dengan sungguh-sungguh di perpus, secara gak langsung dalam beberapa hari gue jadi anak si ibu perpus yang suka fban dan bukannya jagaain perpus, eh bener loh dia kerjaannya online melulu Peace Out. Tapi bodohnya gue, gue gak ikutan seleksi olimpiade astrro disekolah gue gara-gara gue ngerasa pesimis banget, kalah sebelum bertanding gitu kalo kata para pakar bahasa. GUE PENGECUT.

Kedua, kelas sepuluh juga gue menyimpan perasaan sama seorang ikhwan yang mukanya bisa dijadiin cover majalah mingguan. Gue pendam rasa itu dan hanya gue ungkapin ke 2 orang sahabat gue waktu itu, dan satu sahabat gue tersebut udah ada yang dipanggil sama Allah. Gue sama sekali gak berniat pacaran sama tuh ikhwan hanya aja gue pengen hubungan kita biasa aja. Tapi keadaan berubah membalik kaya ceplok telor yang ancur kalo dibalik. Ikhwan tersebut sekarang dingin banget ke gue, karena perilaku gue yang selalu salah tingkah didepan dia bikin dia marah terus. Prinsip gue sih selalu teguh
"Diam, dalam kebisuan. karena tulang rusuk tak akan pernah tertukar"
Well, banyak hal yang mau gue ceritain sebenernya, tapi kebanyakan mungkin gak penting. Jujur aja diumur gue yang ke tujuh belas tahun ini, gue sama sekali gak punya deretan kisah asmara buat jadi sebuah kisah ftv kayak di sctv .Orang kata diumur gue yang ‘dewasa’ *ehem* adalah saat dimana remaja mengukir jejak jejak kisah cinta mereka, mulai dari pedekate, ditembak, pacaran, diselingkuhin, putus dengan tragis dan putus jalan damai. Tapi gue gak punya satu kisah diantara kisah kisah yang udah gue sebutin diatas. Boro boro ditembak atau diselingkuhin, ngalamin pedekate aja belum pernah. Suck, haha hell yes!
Cukup, menceritakan kisah asmara gue yang menjemukan buat diceritain. Soalnya gak ada yang menarik.

Ketiga, kelas sepuluh gue sama sekali gak mengikuti lomba apapun. Gak ada yang gue persembahkan buat sekolah gue yang tercinta ini. Awalnya gue bilang gini mungkin nanti kelas sebelas saatnya gue mengharumkan nama baik sekolah, pikir gue, tanpa gue berusaha dengan sungguh sungguh buat dapetin target tersebut. Dua kali gue jadi seorang pecundang yang gagal.
Ada impian milik orang lain yang sepertinya secara tidak langsung gue rebut, gue tahu dikelas sepuluh ada kawan kawan gue yang ngebet banget pengen masuk XII IPA 1, dan gue sama sekali gak mau masuk kelas itu. Tapi kayaknya takdir memaksa gue agar gue masuk kelas menyeramkan itu, sehingga gue ngerasa ada salah satu kawan gue yang sikapnya mulai berubah ke gue. Gue masih inget gue merengek rengek ke guru BK supaya gue bisa pindah kelas, namun tetap gagal juga. Gue malah dapet ceramah panjang. Tapi satu tahun gue jalani kehidupan sekolah gue dengan IPA 1, lambat laun gue merasa agak nyaman. Walaupun awalnya sangat berat. dan ini dia kebersamaan kita.




Saturday, March 31, 2012

Inikah Rasanya Cinta

Saat kujumpa diri-Nya
Di suatu suasana
Terasa getaran dalam dada
Kucoba mendekati-Nya
Kutatap diri-Nya
Oh Dia sungguh mempesona

Ingin daku menyapa-Nya
Menyapa diri-Nya
Bercanda tawa dengan diri-Nya
Namun apa yang kurasa
Aku tak kuasa
Aku tak tahu harus berkata apa

Inikah namanya cinta,oh inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta, inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa, dengan diri-Nya

Kujumpa Dia berikutnya
Suasana berbeda
Getaran itu masih ada
aku dekati diri-Nya
Kutatap wajah-Nya
Oh Dia tetap mempesona

Rindu terasa
Dikala diri ini ingin jumpa
Ingin s'lalu bersama
Bersama dalam segala suasana

Inikah namanya cinta,oh inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta, inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa, dengan diri-Nya


Bersama selamanya.
Cintailah hambamu ini Ya Rabb.

p.s nyanyikan lagu ini dengan khusyuk, dan penuh cinta. 


"......... Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) itu indah dihatimu, serta menjadikan kamu benci pada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang orang yang mengikuti jalan yang lurus." (Q.S Al-Hujurat (49) : 7)

Thursday, March 29, 2012

MARI KITA MENATA POLA KEHIDUPAN KITA !

Dari Hidayatullah.Com Oleh: Shalih Hasyim
QC

BERAPAKAH usia Anda hari ini? Rasulullah pernah mengatakan, rata-rata umur ummat nya hanya seputar 60-70 tahun saja.

أَعْماَرُ أُمَّتِي بَيْنَ سِتِّيْنَ وَ سَبْعِيْنَ وَأَقَلُّهُمْ مَنَ يُجاَوِزُ عَلَى ذَلِكَ

“Umur ummatku antara 60-70 tahun. Sangat sedikit di antara mereka yang umurnya melampaui kisaran itu.” (HR. At Tirmidzi 3550, Ibnu Hibban 7/246, Ibnu Majah 4236).

Nah, sekarang, marilah kita hitung dengan matematika sederhana saja. Bisa jadi, kita diberi Allah usia sampai 70 tahun. Tetapi bisa saja tidak. Marilah kita pilih di tengah, anggap saja, kita diberita kemudahan untuk hidup pada usia 50 tahun.

50 tahun telah menghabiskan sekitar 18.250 hari atau setara dengan 458.000 jam. Itu andakan kita menggunakannya 24 jam sehari semalam penuh melakukan aktivitas. Faktanya, kebanyakan manusia membutuhkan istirahat, tidur, nonton, jalan-jalan, berbelanja, bergurau dll.

Anggap saja waktu tidur kita adalah 8 jam/hari. Maka, dalam masa 50 tahun, waktu yang telah kita habiskan untuk tidur memakan waktu 146.000 jam atau sama dengan 16 tahun 7 bulan (dibulatkan 17 tahun). Betapa sia-sianya kita menghabiskan waktu selama 17 tahun hanya untuk tidur.

Selain tidur, umumnya kegiatan manusia di siang hari adalah; bekerja, belajar, mengajar makan, jalan-jalan, istirahat atau ngerumpi. Jika semua waktu itu memakan waktu 4 jam rata-rata. Maka, dalam 50 tahun waktu yang dipakai untuk istirahat,ngerumpi, jalan-jalan dll membutuhkan (18.250 hari x 4 jam) atau 73.000 jam. Ini setara dengan 8 tahun.

Jadi, selama 50 tahun itu pula kegiatan kita untuk tidur, jalan-jalan, ngerumpi, nonton, istirahat memakan waktu 17 tahun + 8 tahun atau menghabiskan waktu 25 tahun.

Jika usia Anda hari ini masih 20-25 tahun, maka tinggal mengurangi 10 tahun “angka sia-sianya”. Maka, hasilnya tetaplah sama, hampir separuh masa kita telah hilang dengan sia-sia.

Pertanyaannya sekarang, berapa sisa waktu yang dipergunakan untuk beribadah dan sebagai bekal menghadap yang Khalik?

***

Alkisah, suatu ketika ada seorang tabi’in bernama Tsabit bin Amir bin Abdullah bin Zubair jatuh sakit. Saat mendengar panggilan azan shalat Maghrib, ia berkata kepada anak-anaknya, Bawalah aku ke masjid ! Anak-anaknya menjawab : Engkau sedang sakit ! Allah memaafkanmu. Ia kembali berkata, Laa ilaaha illallah ! Aku mendengar seruan hayya ‘ala ash-shalah hayya ‘ala al-falah ! dan aku tidak menjawab seruan itu? Demi Allah, Bawalah aku ke masjid. Mereka pun akhirnya membawa ayahnya ke masjid. Ketika sampai pada sujud terakhir dalam shalat maghrib itu, Allah mencabut nyawanya.

Sebagian ulama ada yang menceritakan bahwa lelaki tersebut ketika melakukan shalat shubuh selalu berdoa, Ya Allah, aku memohon kematian yang baik pada-MU. Lalu ia ditanya apa maksud dari kematian yang baik yang ia mohon dalam potongan doanya itu adalah kematian saat bersujud.

Kematian menjemput siapa saja tanpa memandang bulu, masa ajal tiba adalah rahasia dari-Nya, agar manusia siap menghadapinya setiap saat. Siapapun tidak bisa menjamin selamat dalam mabuk kematian (sakaratul maut). Kematian yang indah adalah ketika bersujud, baca al-quran, berjihad di jalan Allah SWT, di majlis ta’lim, majlis zikir dan majlis shalat jamaah. Orang akan mengakhiri kehidupannya berbanding lurus dengan hobinya di dunia. Maka, kita perlu selektif dalam memilih hobi (man syabba, syaaba ‘alaih).

Masalahnya, apakah benar semua kegiatan kita –bekerja, kuliah, istirahat, makan-makan, jalan-jalan kita– digunakan untuk tujuan puncak, yakni hanya mengabdikan diri kepada Allah SWT. Andakan persepsi ibadah kita hanya 5 x sehari semalam, berarti semua itu masih memenuhi tujuan penciptaan kita.

Berapa lama shalat yang kita lakukan selama 50 tahun? Atau berapa lama waktu shalat yang telah kita lakukan selama 20-25 tahun usia kita ini?

Untuk sekali shalat , orang menghabiskan waktu 10 menit. Ini berarti dalam 5x shalat (menghabislan waktu sekitar 1 jam). Maka, dalam 50 tahun waktu yang kita digunakan untuk shalat = 18.250 hari x 1 jam = 18.250 jam. Setara dengan 2 tahun.

Masa 50 tahun di dunia hanya 2 tahun untuk shalat? Ini, bagi yang shalat memakan waktu 10 menit. Kalau cara shalat ekspres (super cepat), lalu bagaimana?

Benarkah shalat kita itu mencukupi untuk diterima dan pantas untuk menghadap Allah? Mengapa Anda begitu yakin?

Padahal Allah SWT berfirman dalam suratnya:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan.” (QS. Adz Dzariyat (51) : 56-57).

2 tahun dari 50 tahun kesempatan…itupun belum dapat dipastikan shalat kita memberikan efek pada perubahan pola pikir dan pembentukan akhlak yang mulia.

Sepertinya pahala shalat selama 2 tahun tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa selama 50 tahun, dalam percakapan yang terkadang dusta, baik direncanakan atau tidak disengaja, ucapan yang menyinggung, memakan harta yang bukan milik kita, menggelapkan dan memalsukan angka-angka dll. Bukankah kita tidak berdaya dalam mengendalikan dosa panca indra kita?


MENATA ULANG POLA HIDUP KITA

Suatu yang paling mahal dalam kehidupan kita adalah kesadaran tentang misi kehidupan di dunia ini. Tiada kata terlambat, sekalipun waktu demikian cepat, yang berlalu tidak akan kembali. Jangan kita biarkan kehidupan kita ini sia-sia belaka. Hanya memburu dunia, memarginalkan kehidupan akhirat.

Pernahkah kita membayangkan, berapa lamakah umat akhir zaman ini menikmati kehidupannya yang fana ini?

Kehidupan di dunia ini bagaikan berteduh di bawah pohon (halte) untuk menghilangkan kepenatan dalam menempuh perjalanan kehidupan yang jauh. Atau bagaikan mampir untuk membasahi kerongkongan yang sedang kering, karena dahaga.

Dalam ayat di atas disebutkan 1 hari menurut perhitungan Allah SWT adalah 1000 tahun menurut perhitungan kita. Berarti kita hidup tidak lebih dari 1/10 hari menurut perhitungan-Nya. Sekarang kita mencoba untuk mengkalkulasi. Dengan cara ini semoga muncul kesadaran baru untuk tajdidul iman, tajdidul ‘ibadah dan tajdidul akhlaq, tajdidul jihad wal ijtihad wal mujahadah.

Dalam sebuah firmannya, Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman : “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.” (QS. Al-Mukminun (23) : 112-114).

Kesimpulannya, sesungguhnya kehidupan di dunia ini –yang seolah kita persepsikan panjang– hakikatnya sangat singkat. Alangkah sia-sianya jika kita gunakan hanya untuk hal-hal yang tak ada hubungannya dengan ibadah di jalan Allah.

Meminjam istilah Hasan Al Banna, barangsiapa yang mengisi waktunya hanya untuk bersenda gurau berarti melupakan misi kehidupannya. Mudah-mudakan, kita bisa memanfaatkan kesempatan hidup ini jauh lebih baik lagi.*

Wednesday, March 28, 2012

Maniani

Langit serasa ambruk hari ini, aku gak tahu apakah aku bisa pulang kerumah setelah berita yang aku tunggu-tunggu selama ini akhirnya datang juga. Bukan itu masalahnya, berita itu tak terasa baik di hatiku, dan kuyakin tak terasa baik pula untuk bunda dan ayahku. Berita tersebut datang melalui sepucuk surat yang kupikir akan membuat mulutku terangkat lebar, namun aku salah besar. Aku tidak diterima di sma terfavorit di kawasan kota tempat aku tinggal.
Tuhan inikah yang terbaik untukku? Membuat diriku dan kedua orang tuaku bersedih?Membuat ku ingin meninggalkan dunia ini dengan cara yang salah? Membuat ku tak mampu lagi mensyukuri hidup yang orang kata indah ini?
Aku rasa bukan.

Tapi mengapa kau berikan kutukan buruk ini kepadaku?
Bingung yang kurasa kali ini, apa tujuan dari rencana-Mu ini?

Dyandra               : “Maaf, ya tadi aku ketawa-ketawa kegirangan sementara kamu…”
Dyandra menepuk, nepuk punggung gue. Gue tahu maksud dari tingkahnya itu, dia ngerasa amat bersalah.
Aku                        : “It’s okay, (harusnya kamu tahu waktu aku bilang aku baik baik aja berarti aku benar-benar gak baik)
Aku                        : “Kayaknya aku mau buang air kecil deh, aku ke wc dulu ya?”
Dyandra               : “iya, aku juga kayaknya mau langsung pulang, mau kutunggu?”
Aku                        : “Nggak usah, cepat sampaikan berita bahagia itu ke bundamu.”
Dyandra               : (Aku tahu kamu bukan mau buang air kecil)

Aku tak tahu apa yang harus kuperbuat di sini, aku sama sekali tak mau buang air kecil ataupun buang air besar, air mataku pun sudah terkuras habis. Tak pernah kupikirkan aku akan terduduk lemas di sebuah kamar mandi sekolah, berpikir untuk mengakhiri napasku seperti sinetron-sinetron di televisi. Rok panjangku basah sudah sekarang, kubuka jilbabku dan menyiram kepalaku. Sebenarnya dingin yang kurasa, aku pun tak kuat akan rasa dingin. Bego nya diriku ini, harusnya aku tadi tidak duduk dilantai kamar mandi juga harusnya aku tidak menyiram kepalaku. Aku yakin sekali aku pasti akan masuk angin malam ini.

Ibu Leli                  : “Hey, kalian lihat Ryandra? Ibu cari kemana mana gak ketemu?”
Anak kelas 7           : “Gak lihat bu.”

Kayaknya itu suara ibu Leli deh, haruskah aku keluar? Basah kuyup seperti ini? Bisa disangka orang gila. Tapi.....

Aku                        : “Ibu, ada apa?”
Ibu Leli                  : “Kamu yang ada apa? Kenapa kamu basah kuyup?”
Aku                        : “ (jalankan otakmu ryan, apa alasanmu, jangan keluarkan alas an konyol) Aku jatuh bu di kamar mandi, barusan sekali.” (tuh kan, gue ngeluarin alas an konyol, memalukan.)

Ibu Leli                  : “lain kali hati hati dong, Ibu punya berita baik untuk kamu.”
……………….

Friday, March 23, 2012

Ujian Praktek

Lima hari yang lalu mulai dari hari senin sampe kamis,mendadak sekali rambut gue tiba tiba rontok beribu helai, bersin gue bernada do-re-mi-fa-sol, ingus gue nongol berbaris angka sebelas, kepala gue muter muter jogja sepuluh balikan, oskadon warung habis 20 bungkus. Gue setereesss. Untung aja gue belum nyobain mariyuana.

Ada delapan mata pelajaran yang diujikan, Bahasa Indonesia, bahasa inggris, bahasa jepang, kimia, biologi, seni budaya, PAI, Penjaskes. Sebenernya cuman satu mata pelajaran yang bikin gue ngalamin hal-hal sialan yang gue tulis diatas.

Banyak anak bilang kalo yang bikin mereka seterees itu biologi soalnya ada lima praktikum yang harus dikuasain tanpa ada langkah kerja, tujuan, dan dasar teori. Udah gitu gurunya perfeksionisme, sedikit sedikit point kita dikurangi satu. Beda dengan gue yang gue takutin itu malah seni budaya, padahal anak-anak lain itu pada bahagia kalo udah tes seni budaya. Nah gue, pucat pasi sambil pegang gitar. Rasanya dunia berhenti, aliran oksigen dari paru-paru dihentikan, darah gue turun seketika itu juga. Waktu itu gue nampilin lagu wajib mengehingkan cipta yang totally messed up, tangan gue pun bergetar sambil ngegenjreng gitar. Bayangin aja deh tangan yang bergetar sambil ngegenjreng gitar mau gimana suaranya kedenger enak? lagu indonesia popnya idola indonesia sama lagu mancanegara baby feat gue yang sok sok'an nge reff kayak si sabrina.

Untung aja lo semua gak lihat gue perform, kalo liat kekuras habis usus kalian buat muntah dikantong keresek warung terdekat.

Tuhan TIDAK ADA????

Sekilas kalian semua menyangka kalo saya udah kagak waras, saya atheis atau sebagainya deh. Tapi nggak lah, maksudnya ada cerita terselubung dari judul yang saya pajang diatas. Ini dia kisahnya, jujur aja kisah ini sangat menakjubkan.

Tukang cukur dengan konsumennya sedang berbincang.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

Si tukang cukur bilang, "Saya tidak percaya Tuhan itu ada".

"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen.

"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk menyadari          bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku,  jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan  ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi."

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar mlungker-mlungker-istilah  jawa-nya", kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata," Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."

Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok  bisa bilang begitu??". "Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"

"Tidak!"  elak si konsumen. "Tukang cukur  itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti  orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan.

"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!",  sanggah si tukang cukur. " Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang  ke saya", jawab si tukang cukur membela diri.

"Cocok!"-kata si konsumen menyetujui."Itulah point utama-nya!.

Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa  yang terjadi... orang-orang TIDAK          MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang        sakit dan tertimpa kesusahan di dunia  ini."

Si tukang cukur terbengong !!!!

Bagaimana menurut kalian? comment okie dokie :D

Saturday, March 10, 2012

Iseng

Terhenyak gue mengingat analogi yang disampaikan pak ustad di PPT (Para Pencari Tuhan) kepada sang istri. Gue jadi pengen lagi mengulang ingatan gue, apakah ingatan gue masih normal atau nggak?. mehehe (ketawa lagi nih si revi, giginya bolong juga "Gak tau diri" nih anak) bukan kok,bukan buat nge-tes ingatan gue, tapi gue cuman pengen share analogi ini buat kalian sahabat.


Ummi      : “Abi, sebenarnya abi cinta gak sih sama ummi?”

Abi          : “Abi cinta ummi, abi cinta ummi karena Allah.” 

(kalo versi ka Ahmad pasti gini Ahmad :"Abi cinta ummi, abi cinta ummi karena Allah, percaya deh ummi, percaya sama abi. mmuah.") hahahaha 

Astagfirullah. lanjut aja ceritanya ya...

Ummi       : “Ummi, pengen tahu apa alas an abi mencintai ummi karena Allah.”

Abi          : “Supaya cinta kita berdua tidak akan pernah pudar, seperti cinta abi kepada Allah, seburuk apapun     ummi, abi akan selalu mencintai ummi. Sehingga abi akan terus mencintai ummi sampai akhir hayat abi, karena abi mencintai ummi karena Allah.”

Ummi    : “Tapi abi, banyak pasangan non-muslim yang saling mencintai hingga akhir hayatnya namun bukan didasari oleh cinta kepada Allah, itu semua didasari karena mereka mencintai satu sama lain dengan sepenuh hati dan setulus hati mereka. Bagaimana dengan hal itu abi?”

Abi         : ”Ummi, abi hanya akan menjawab dalam satu kalimat pendek.
 Mereka mencintai dengan baik, bukan dengan baik dan benar."


***THE END***


*Versi diatas itu aransemen gue yang baru.


Thursday, March 8, 2012

KPK Makin Garang Koruptor Makin GANAS



Penindakan kasus korupsi seperti yang dikatakan "pemerintah" akan selalu diberikan sanksi atau hukuman yang sangat tegas. Itu hal yang selalu di "bicarakan" orang orang atas. Pertama mereka semua membuat lembaga yang dinamakan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Menurut saya Itu merupakan langkah jitu untuk membebaskan negeri ini dari belenggu kasus korupsi.
Apabila
Mereka orang-orang atas melaksanakan tugas yang mereka emban sebagai pengawas dan pemberantas korupsi dengan baik dan dengan BENAR.
Namun apa yang SEKARANG sedang terjadi?
Korupsi masih subur dan makmur terjadi di negeri yang KITA cintai ini, mafia hukum masih mengalir secara lancar, mafia pajak yang sekarang lagi nge-trend banyak sekali tokoh tokoh nasional kita pemegang almamater ****... gayus, DW dan Ajib si "Yang Muda Kaya Raya".

Mereka orang yang sangat mengerti pajak, dan sebagainya. Jujur, saya juga gak tahu apa yang mereka pelajari waktu sekolah, sehingga mereka jadi artis nasional ngalahin Ayu Ting Ting.

Baru baru ini si "Komisi Pemberantas Korupsi" ini katanya mau buat rumah baru gagasan ini dilontarkan oleh ketua Masyarakat Profesional Madani, Ismed Hasan Putro.Nah Ide yang dilontarkan "Bapak" Ismed itu ditanggapi secara positif oleh KPK.*Entah ada motif apa dibalik pembuatan "rumah baru" tersebut, Wallahualam.

Namun, tidak boleh dong saya seorang muslimah berburuk sangka kepada orang orang "atas" jadi, inilah motif dari bapak penggagas mengenai pembuatan "RUMAH BARU"
Pada saat itu bapak penggagas mengatakan bahwa lebih baik adanya inisiatif memenuhi kebutuhan anggaran KPK untuk pembangunan penjara khusus koruptor agar koruptor yang ditangkap tidak lagi dititipkan di Markas Komando Brimob Kelapa Dua di Depok, Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Rumah Tahanan Salemba atau Ruang Tahanan Polda Metro Jaya.
Waah cukup mulia sih sebenarnya rencana si bapak penggagas,
1.MEMUDAHKAN KERJA KPK
2.MEMENUHI KEBUTUHAN ANGGARAN KPK dan,
3. menambah proyek / "pemasukan" untuk kantong mereka.
Kabarnya "rumah baru" tersebut akan dibangun dengan ruangan seluas 80 meter², penjara tersebut memiliki lima kamar seluas 3,1×3,5 meter² dan dua toilet. Penjara inipun menurut penuturan juru bicara KPK, J***n B*** sudah dapat ditempati satu bulan lagi. Namun penjara yang dibangun tersebut hanya akan ditempati oleh tersangka kasus korupsi. Sementara untuk terpidana, KPK masih menitipkan di Lapas Salemba atau Cipinang.
Lalu fasilitas yang ada dalam "rumah baru" tersebut

       *Kamar diatas sama sekali KAGAK sebagus kamar saya bro!!!

Antara lain tempat tidur dengan lemari kecil. Dua kamar mandi dan dua WC jongkok juga disiapkan.untuk pengamanan, KPK juga menyiapkan CCTV untuk mengawasi kegiatan di ruang tahanan tersebut dengan pengawasan 24 jam.

Fasilitas diatas menurut saya cukup mewah untuk seorang koruptor, malahan bisa saja orang tidak takut lagi jadi seorang koruptor soalnya penjaranya saja lebih bagus dari rumah mereka, hitung hitung mereka tidur dan makan dihotel secara gratis plus dapet duit haram setelah keluar dari hotel itu. Saya juga jadi berminat nih, setelah tahu kalo fasilitas untuk menjadi koruptor cukup MENJANJIKAN juga. #eittttts nggak boleh dong!
Ngomong ngomong ini dia harapan harapan dari "Komisi Pemberantasan Korupsi"
Dengan adanya penjara baru ini diharapkan pengawasan terhadap tersangka lebih ditingkatkan. Perekrutan SDM dan wewenang pengawasan penjara tersebut sebaiknya diseleksi oleh KPK sendiri bukan dari Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini untuk menghindari sesuatu yang pernah terjadi terhadap Gayus Tambunan yang masih bisa melancong ke Bali untuk menonton pertandingan tenis akibat pengawasan yang kurang. Atau seperti penjara super mewah yang dimiliki Ayin yang di dalamnya terdapat pendingin ruangan. Maupun seperti M. Nasir yang mengunjungi Nazarrudin di luar jam besuk dengan kartu “pintarnya”. Agar benar-benar tercipta manajemen rutan yang tidak memberikan kebebasan bagi tahanan untuk bebas sekehendak perutnya.
Saya sih sekarang cuman berharap aja "HARAPAN HARAPAN" KPK diatas benar benar keluar dari mulut dan hati mereka bukan hanya bualan untuk ngabebenjokeun rakyatnya. AMIN
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...